Martapura, matarakyat.co.id – Senyum haru terpancar dari wajah belasan warga saat pintu rumah yang telah direnovasi resmi dibuka. Bangunan yang sebelumnya rapuh dan memprihatinkan kini berubah menjadi hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak ditempati.
Momen penuh harapan itu terjadi saat Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli meresmikan program bedah rumah di Desa Pekauman Dalam, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Senin (27/7/2026).
Program sosial tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digagas Polres Banjar bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Banjar.
Sebanyak 11 rumah milik warga kurang mampu berhasil direnovasi melalui kolaborasi kedua instansi tersebut.
Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli mengatakan, program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang selama ini tinggal di rumah yang tidak layak huni.
“Alhamdulillah, hari ini Polres Banjar bersama Dinas Perkim Kabupaten Banjar telah melaksanakan bedah rumah terhadap 11 unit rumah milik masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara. Semoga rumah yang telah diperbaiki ini benar-benar memberikan manfaat dan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi para penerimanya,” ujar Fadli.
Ia menegaskan, program tersebut tidak akan berhenti sampai di sini. Menurutnya, Polres Banjar akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah apabila masih ditemukan warga yang membutuhkan bantuan serupa.
“Jika masih ada masyarakat yang rumahnya memerlukan perbaikan, silakan diinformasikan kepada kami. Kami siap kembali berkolaborasi dengan Dinas Perkim agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya,” katanya.
Fadli mengungkapkan, selama hampir satu tahun terakhir kolaborasi Polres Banjar dan Pemerintah Kabupaten Banjar telah berhasil memperbaiki sekitar 100 rumah milik masyarakat kurang mampu. C
apaian tersebut menjadi bukti bahwa program sosial ini terus berjalan secara berkelanjutan.
Di tengah keberhasilan tersebut, ia juga menyinggung kisah pilu salah satu penerima bantuan di Kecamatan Sungai Tabuk.
Rumah yang telah selesai direnovasi justru kembali rusak akibat kebakaran yang berasal dari bangunan di sebelahnya.
“Rumah itu sebenarnya sudah selesai dibangun seratus persen. Namun musibah kebakaran membuat rumah tersebut ikut terdampak. Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait dan akan segera membangunnya kembali agar keluarga itu bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” tegasnya.
Sementara itu, rasa syukur tak mampu disembunyikan Nurul Azizah, salah seorang penerima bantuan bedah rumah.
Baginya, bantuan tersebut menjadi titik awal untuk menjalani kehidupan dengan lebih nyaman dan penuh harapan.
“Saya sangat senang dan bersyukur. Terima kasih kepada Polres Banjar dan semua pihak yang sudah membantu. Semoga program seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ungkap Nurul dengan wajah penuh kebahagiaan.
Program bedah rumah ini bukan sekadar memperbaiki bangunan yang rusak. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menghadirkan harapan baru bagi keluarga-keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang lebih sejahtera.






