Warga Keluhkan Kelangkaan dan Mahalnya Harga Gas LPG 3 Kg di Banjar, Pemkab Lakukan Penanganan

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Banjar, matarakyat.co.id – Kelangkaan dan naiknya harga gas LPG 3 kilogram kembali menjadi sorotan masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Banjar.

Di sejumlah titik, harga tabung gas melon bersubsidi itu melonjak hingga menyentuh angka Rp50 ribu, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah, Selasa (8/7/2025).

Menanggapi situasi ini, Kepala Bagian Ekonomi Setda Banjar, Rachmad Ferdiansyah, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah awal dengan melakukan koordinasi bersama lintas instansi terkait.

“Kami juga menerima laporan dari masyarakat terkait kenaikan harga gas di lapangan. Oleh karena itu, kami langsung menginstruksikan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) untuk segera menindaklanjuti,” ujar Rachmad saat dikonfirmasi, Sabtu (5/7/2025).

Baca Juga :  Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Gambut Salurkan Bibit Cabai ke SMK Negeri 1 Gambut

Menurut Rachmad, DKUMPP telah mengadakan pertemuan dengan agen-agen LPG dan pemilik pangkalan, sekaligus menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi distribusi gas.

“Sidak sudah mulai dilaksanakan di beberapa area. Jadwal dan pelaksanaannya sudah disusun bersama pihak agen dan pangkalan. Namun, untuk rincian teknis dan tindak lanjut di lapangan, lebih tepat ditanyakan langsung ke DKUMPP,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai strategi jangka panjang agar persoalan serupa tak berulang, Rachmad mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu laporan hasil sidak dari dinas teknis.

Baca Juga :  PPJB Dianggap Sah, PT BAS Diduga 'Menggugat Perjanjian Buatan Sendiri'

“Saat ini kami masih dalam tahap pemetaan masalah. Data menyeluruh dari hasil lapangan pun belum kami terima. Selain itu, alokasi kuota LPG dari pemerintah provinsi juga belum ditetapkan untuk tahun 2025, sehingga pasokan belum bisa dipastikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, belum dapat disimpulkan apakah kelangkaan disebabkan oleh kuota yang terbatas, karena proses inventarisasi masih berlangsung.

“Penyaluran dari pemerintah daerah sebenarnya berjalan seperti biasa. Upaya penanganan dilakukan melalui sidak dan operasi pasar. Tapi, jika nantinya memang terjadi pengurangan kuota dari pemerintah pusat, tentu akan berdampak di lapangan,” tutupnya.

Berita Terkait

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital
Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan
Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:14 WITA

75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terbaru

Pria di Gambut Diamankan Polisi Usai Ancam Warga Pakai Parang. Foto ( Resmob Banjar)

Polres Banjar

Tak Butuh Waktu Lama, Resmob Banjar Bekuk Pelaku Pengancaman di Gambut

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:29 WITA