Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan menjadi perhatian serius Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Kalsel, H Muhammad Rofiqi.

Di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan potensi kebakaran, Rofiqi mendorong seluruh unsur terkait tidak bekerja sendiri-sendiri.

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan gerak bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan, dunia usaha hingga masyarakat.

Rofiqi juga menilai langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang turun langsung ke Kalimantan untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memimpin upaya penanganan karhutla menunjukkan bahwa persoalan kebakaran hutan dan lahan menjadi perhatian serius pemerintah.

“Sejauh ini, Bapak Presiden Prabowo Subianto telah melakukan berbagai upaya. Beliau juga turun langsung ke Kalimantan untuk melihat kondisi masyarakat dan memimpin langsung upaya pemadaman karhutla,” ujar Rofiqi.

Baca Juga :  Fakta Insiden ASN Pemkab Banjar: Tidak Ada Adu Jotos, Persoalan Diselesaikan Secara Internal

Ia mengatakan, kehadiran Presiden di lapangan semestinya menjadi pemicu bagi pemerintah dan seluruh elemen di daerah untuk meningkatkan respons terhadap karhutla.

“Pemerintah pusat sudah bergerak, maka di daerah juga harus terus bergerak sesuai dengan kewenangan dan kemampuan masing-masing,” katanya.

Jangan Tunggu Api Membesar

Rofiqi menegaskan, penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan ketika api sudah membesar. Upaya pencegahan dinilai sama pentingnya dengan pemadaman.

Terlebih, kondisi kemarau dan terbatasnya sumber air dapat menyulitkan proses pemadaman apabila kebakaran sudah meluas.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana kita bersama-sama mencegah api semakin meluas, membantu proses pemadaman, sekaligus memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian,” tuturnya.

Ia juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Menurut Rofiqi, kelalaian kecil di tengah kondisi lahan yang kering dapat berkembang menjadi bencana yang berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Baca Juga :  Polres Banjar Gelar Apel Kesiapan Hadapi Ancaman Karhutla 2025

“Pencegahan juga sangat penting. Jangan sampai ada kelalaian yang kemudian menyebabkan kebakaran semakin besar dan berdampak kepada masyarakat luas,” tegasnya.

Sinergi Jadi Kunci

Rofiqi berharap penanganan karhutla di Kalimantan Selatan dilakukan secara cepat, terukur dan berkelanjutan. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar kebakaran dapat dikendalikan sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga dengan sinergi yang kuat, karhutla dapat segera ditangani dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” pungkas Ketua DPC Gerindra Kabupaten Banjar tersebut.

Dorongan tersebut disampaikan ketika karhutla masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah Kalsel.

Kondisi ini membuat pencegahan, kesiapsiagaan, pemadaman dan perlindungan terhadap masyarakat terdampak perlu dilakukan secara beriringan.

Berita Terkait

Dinkes Kalsel Matangkan Pengamanan Kesehatan Kegiatan Rutin Malam Senin 
Aisyiyah Banjar Susun Strategi Daerah Kelanjutusiaan untuk Wujudkan Lansia Bermartabat
Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar
Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Dinkes Kalsel Matangkan Pengamanan Kesehatan Kegiatan Rutin Malam Senin 

Selasa, 29 September 2026 - 21:25 WITA

Aisyiyah Banjar Susun Strategi Daerah Kelanjutusiaan untuk Wujudkan Lansia Bermartabat

Senin, 28 September 2026 - 19:00 WITA

Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru

Polres Banjar

Diduga Bakar Lahan Untuk Perluasan Area, Dua Pemilik Lahan Diamankan

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:30 WITA