Momen Haru Atlit Tanah Bumbu Dijemput Ayah dalam Keadaan Meninggal Dunia

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, matarakyat.co.id – Momen haru terjadi saat Putri Dian Mayangsari tengah berlaga di Porprov 2025 di Tanah Laut.

Ia terpaksa menghentikan pertandingan usai dijemput oleh sang ayah menggunakan ambulans dalam keadaan meninggal dunia.

Momen itu pun membuat sejumlah atlet serta rekan sejawat Putri Dian turut meneteskan air mata.

“Kemarin dia di karantina, dapat kabar ayahnya kritis. Jadi dia di diskualifikasi karena harus ke Banjarmasin,” ujar sang pelatih Ahmad Yani.

Baca Juga :  Lapas Batulicin dan Insan Media Jalin Sinergitas untuk Membangun Kepercayaan Publik

Putri Dian berhasil kembali melanjutkan pertandingan, namun di saat ia masuk ke babak final.

Ia mendapat kabar bahwa sang ayah meninggal dunia.

Putri Dian pun diharuskan memilih dua pilihan.

Ia melanjutkan mimpinya dan meraih medali impiannya, atau meninggalkan permainan untuk mengantarkan sang ayah ke peristirahatan terakhir.

Baca Juga :  Anggaran Rp300 Juta, Seberapa Efektif Nanang Galuh Promosikan Wisata Banjar?

“Jadi tadi dia balik (pulang), karena orang tuanya meninggal. Kemungkinan tidak main lagi,” terang sang pelatih.

Putri Dian pun pulang dijemput dengan mobil ambulans untuk mengantarkan sang ayah. Momen haru pun tak terhindarkan saat Putri Dian melihat jasad sang ayah.

Berita Terkait

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital
Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan
Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:14 WITA

75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terbaru