Kejati Kalsel Telusuri Keterlibatan 14 Perusahaan dalam Dugaan Penyimpangan Dana PKS BKSDA

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, matarakyat.co.id — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan terus mendalami dugaan penyalahgunaan kewenangan dan pengelolaan dana Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang terjadi di lingkungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan.

Dalam proses penyidikan yang masih berlangsung, aparat penegak hukum menyoroti peran sedikitnya 14 perusahaan yang menjalin kerja sama dengan BKSDA Kalsel.

Asisten Intelijen Kejati Kalsel, Nana Riana, mengatakan, perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga perusahaan swasta yang melakukan aktivitas pemanfaatan kawasan hutan konservasi.

Nana Riana, menyampaikan bahwa hingga kini penyidik telah meminta keterangan dari sekitar 20 orang saksi. Para saksi berasal dari unsur perusahaan mitra, pihak ketiga, serta internal BKSDA Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Sosialisasi KUHP Baru, APH Kabupaten Banjar Samakan Persepsi Penanganan Kasus Narkotika

“Kurang lebih sudah 20 saksi yang dimintai keterangan, baik dari pihak swasta, pihak ketiga, maupun dari internal BKSDA. Termasuk Kepala BKSDA Kalimantan Selatan,” kata Nana Riana kepada awak media di Kantor Kejati Kalsel, Rabu (17/12/2025).

Ia menjelaskan, dana yang tengah diselidiki merupakan dana yang bersumber dari perjanjian kerja sama antara BKSDA dengan perusahaan-perusahaan terkait.

Dana tersebut seharusnya dimanfaatkan sesuai ketentuan, antara lain untuk mendukung kegiatan yang berkaitan dengan pemanfaatan kawasan hutan serta penanganan dampak lingkungan.

Baca Juga :  BPK Serahkan LHP Semester II 2025, Tambang Ilegal hingga Risiko Kredit Bank Kalsel Jadi Sorotan

“Kerja sama ini berkaitan dengan pemanfaatan kawasan hutan, baik untuk pembangunan jalan, jaringan listrik, maupun kegiatan lain yang membutuhkan izin pemanfaatan kawasan,” ujarnya.

Selain pemeriksaan saksi, tim penyidik Kejati Kalsel sebelumnya juga telah melakukan penggeledahan di Kantor BKSDA Kalimantan Selatan di Banjarbaru.

Dari kegiatan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang saat ini masih dianalisis lebih lanjut.

“Indikasi kerugian negara sudah ada, namun nilai pastinya masih dalam proses pendalaman dan koordinasi dengan pihak terkait,” pungkas Nana Riana.

Berita Terkait

PLN Ungkap Kondisi Terkini Listrik Kalsel-Kalteng: Masih Siaga hingga 7 Agustus
PPJB Dianggap Sah, PT BAS Diduga ‘Menggugat Perjanjian Buatan Sendiri’
Promosi ke Kejati Kalsel, Ini Jejak Inovasi Radityo Wisnu Aji Saat Bertugas di Kejari Banjar
Pertanyaan Hakim soal Pencabutan Laporan Warnai Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Panen Raya di Beruntung Baru, Tani Merdeka Optimistis Banjar Kembali Jadi Sentra Padi Terbesar di Kalsel
Peringati Hari Anak Nasional, ICONNET Gelar “Goes to School” di Tiga Provinsi Kalimantan
Bambang Heri Purnama Tanggung Biaya Kepulangan 36 Jemaah Umrah Kalsel yang Terlantar di Arab Saudi
PLN Icon Plus Edukasi Energi Bersih dan Tanam Pohon Bersama Siswa SMKN 1 Martapura

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:06 WITA

PLN Ungkap Kondisi Terkini Listrik Kalsel-Kalteng: Masih Siaga hingga 7 Agustus

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:42 WITA

PPJB Dianggap Sah, PT BAS Diduga ‘Menggugat Perjanjian Buatan Sendiri’

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:51 WITA

Promosi ke Kejati Kalsel, Ini Jejak Inovasi Radityo Wisnu Aji Saat Bertugas di Kejari Banjar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:32 WITA

Pertanyaan Hakim soal Pencabutan Laporan Warnai Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Panen Raya di Beruntung Baru, Tani Merdeka Optimistis Banjar Kembali Jadi Sentra Padi Terbesar di Kalsel

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:04 WITA

Peringati Hari Anak Nasional, ICONNET Gelar “Goes to School” di Tiga Provinsi Kalimantan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:32 WITA

Bambang Heri Purnama Tanggung Biaya Kepulangan 36 Jemaah Umrah Kalsel yang Terlantar di Arab Saudi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:59 WITA

PLN Icon Plus Edukasi Energi Bersih dan Tanam Pohon Bersama Siswa SMKN 1 Martapura

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:53 WITA