PLN Ungkap Kondisi Terkini Listrik Kalsel-Kalteng: Masih Siaga hingga 7 Agustus

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarmasin, matarakyat.co.id – PT PLN (Persero) menyampaikan kondisi sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) hingga Jumat (7/8/2026) masih berada dalam status siaga.

Kondisi tersebut terjadi setelah salah satu pembangkit listrik mengalami gangguan yang menyebabkan daya mampu sistem kembali terbatas.

Senior Manager KKU PLN UID Kalselteng, Faharudin Fajar, mengatakan PLN terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mempercepat proses pemulihan.

“Saat ini kondisi sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah masih berada dalam status siaga,” ujar Faharudin dalam holding statement PLN, Jumat (7/8/2026).

Sebelumnya, PLTU Tanjung Power Indonesia (TPI) Unit 2 telah kembali beroperasi pada 28 Juli 2026.

Pengoperasian unit tersebut dilakukan lebih cepat dari target dan diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan di Kalsel dan Kalteng.

Tambahan pasokan daya kemudian diperoleh setelah PLTU SLK Gunung Mas Unit 1 mulai beroperasi pada 5 Agustus 2026.

Namun, kondisi sistem kembali menghadapi kendala sehari kemudian. Pada 6 Agustus 2026, PLTU TPI Unit 1 mengalami kebocoran pada bagian boiler.

Baca Juga :  PLN Icon Plus Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2024, Bukti Nyata Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Unggul

Gangguan tersebut berdampak terhadap kemampuan pembangkit dalam memasok daya sehingga kondisi sistem kelistrikan kembali terbatas.

PLN menyatakan terus berkoordinasi dengan mitra swasta untuk mempercepat proses perbaikan dan pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan.

“PLN terus berkoordinasi dengan mitra swasta untuk mempercepat proses pemulihan agar pasokan listrik dapat segera kembali normal,” kata Faharudin.

Pasokan Listrik Dibatasi Sementara

Sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan dan keandalan sistem, PLN akan melakukan penghentian sementara pasokan listrik secara terbatas kepada sebagian pelanggan selama tujuh hari ke depan.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah pengaturan sistem di tengah keterbatasan daya yang tersedia.

PLN menegaskan bahwa pengaturan operasi sistem dilakukan dengan mempertimbangkan dampak terhadap masyarakat. Optimalisasi seluruh sumber daya juga terus dilakukan untuk menekan seminimal mungkin dampak gangguan pasokan listrik.

“Untuk menjaga keandalan sistem, PLN melakukan penghentian sementara pasokan listrik secara terbatas selama tujuh hari ke depan kepada sebagian pelanggan,” jelasnya.

Baca Juga :  M. Fariz Ramadani Bawa Pulang Medali Perak untuk Tanah Bumbu

Menurut PLN, upaya tersebut diarahkan agar pelayanan publik, fasilitas vital, dan berbagai aktivitas masyarakat tetap dapat diprioritaskan di tengah kondisi sistem yang masih siaga.

“Di tengah kondisi tersebut, PLN mengerahkan segala upaya terbaik, termasuk optimalisasi seluruh sumber daya dan pengaturan operasi sistem, agar dampak yang dirasakan masyarakat dapat ditekan seminimal mungkin, khususnya terhadap pelayanan publik, fasilitas vital, serta aktivitas masyarakat,” ujar Faharudin.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pemulihan sistem kelistrikan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengharapkan pengertian dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” katanya.

PLN memastikan perkembangan kondisi sistem kelistrikan akan disampaikan secara berkala kepada masyarakat melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, serta kanal resmi PLN.

Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi PLN guna mendapatkan pembaruan mengenai kondisi sistem dan perkembangan pemulihan pasokan listrik.

Berita Terkait

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital
Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan
Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:14 WITA

75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terbaru