Di Balik Kebersihan RSUD Ratu Zalecha: Petugas Cleaning Service Diperkuat dengan Ilmu Pengendalian Infeksi

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 07:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id — Di balik bersih dan sterilnya ruangan-ruangan di RSUD Ratu Zalecha Martapura, ada tangan-tangan terlatih yang kini semakin diperkuat dengan ilmu penting: pencegahan dan pengendalian infeksi. Selama tiga hari, sejak 20 hingga 22 Mei 2025, para petugas cleaning service (CS) rumah sakit ini mengikuti pelatihan intensif dalam Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pelatihan ini adalah investasi terhadap keselamatan pasien dan tenaga kesehatan.

Dengan semangat tinggi, para petugas CS mendalami materi tentang kebersihan tangan, pemilahan sampah medis, hingga penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat.

Baca Juga :  RSUD Raza Martapura, Capai 86,86 Persen Indeks Kepuasan Masyarakat

Semua disampaikan secara teoritis dan praktis oleh dua tenaga ahli PPI RSUD Ratu Zalecha, Agus Arianto dan Hairun Nisya.

“Pekerjaan mereka adalah garda terdepan dalam menjaga rumah sakit tetap steril dan aman. Tanpa mereka, risiko infeksi bisa meningkat tajam,” ujar Agus Arianto, Kamis (22/5/2025).

Selama pelatihan, suasana terlihat hidup. Peserta aktif berdiskusi, mempraktikkan teknik dusting dan mopping yang benar, dan menyerap setiap detail prosedur. Semangat mereka mencerminkan peran vital cleaning service yang sering luput dari sorotan.

Baca Juga :  DPRD Banjar Matangkan Raperda UMKM dan Koperasi, Jamin Bantuan Hukum Gratis bagi Pelaku Usaha

RSUD Ratu Zalecha menegaskan bahwa pelatihan ini bukan yang terakhir. Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen meningkatkan mutu pelayanan dan menekan angka infeksi nosokomial.

“Ilmu yang mereka bawa pulang dari orientasi ini akan langsung berdampak ke lapangan. Ini bukan hanya soal bersih, tapi soal menyelamatkan nyawa,” tutup Agus.

Berita Terkait

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan
DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya
Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya
DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja
DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu
DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis
DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026
Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan

Rabu, 23 September 2026 - 17:32 WITA

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 15:28 WITA

Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 10:20 WITA

DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 17:25 WITA

DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu

Rabu, 16 September 2026 - 16:22 WITA

DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis

Rabu, 16 September 2026 - 10:17 WITA

DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:34 WITA

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Berita Terbaru

Polres Banjar

Diduga Bakar Lahan Untuk Perluasan Area, Dua Pemilik Lahan Diamankan

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:30 WITA