BRI Cabang Martapura Belum Beri Penjelasan, Nasabah Rugi Rp2,5 Juta

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 16:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Seorang nasabah bank asal Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, mengaku mengalami kerugian setelah melakukan transaksi setor tunai melalui mesin ATM yang diduga bermasalah.

Nasabah bernama Suci menyampaikan, uang sebesar Rp2,5 juta yang ia setorkan melalui mesin ATM setor tunai milik Bank Rakyat Indonesia hingga kini belum tercatat masuk ke rekening pribadinya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 10.00 Wita di ATM unit Sungai Lulut, Jalan Martapura Lama, Kecamatan Sungai Tabuk.

Suci mengaku baru menyadari adanya kejanggalan setelah memeriksa saldo melalui aplikasi mobile banking setibanya di rumah.

Baca Juga :  Kapal Kelebihan Muatan, Dugaan Percaloan dan Lemahnya Pengawasan Mencuat

“Saat saya cek lewat aplikasi, saldo tidak bertambah. Uang yang saya setor ternyata belum masuk,” ujarnya.

Merasa ada masalah, ia kembali mendatangi kantor unit bank untuk meminta penjelasan.

Namun, ia diarahkan untuk menghubungi layanan pengaduan melalui call center yang tersedia di aplikasi.

“Saya diminta menghubungi nomor pengaduan di aplikasi. Tapi saat saya telepon, sempat terputus dan ketika dicoba lagi tidak diangkat,” jelasnya.

Hingga Kamis (2/4/2026), dana yang disetorkan tersebut masih belum masuk ke rekening, sehingga menimbulkan kekhawatiran.

Baca Juga :  Mobil Polisi K9 Terlibat Kecelakaan Maut di Bundaran Liang Anggang, Pelajar SMK Tewas di Tempat

Suci menyebut uang tersebut rencananya akan digunakan untuk kebutuhan keluarganya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak Bank Rakyat Indonesia Cabang Martapura belum membuahkan hasil.

Petugas di kantor cabang menyampaikan bahwa hanya pimpinan cabang yang berwenang memberikan keterangan kepada media.

Namun saat dikonfirmasi, pimpinan cabang sedang tidak berada di tempat.

Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat layanan setor tunai ATM merupakan fasilitas yang banyak digunakan masyarakat.

Nasabah pun berharap pihak bank segera memberikan klarifikasi sekaligus solusi atas permasalahan tersebut.

Berita Terkait

Anggota DPRD Banjar Diperiksa Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah
Babeh Aldo Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kalsel
Kejati Kalsel Apresiasi Inovasi Penanganan Perkara Kejari Banjar
Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolda Kalsel Terima Penghargaan Kapolda Terbaik dari Kapolri
Grand Qin Hotel Banjarbaru Pererat Sinergi dengan Media, Luncurkan Deretan Promo Kuliner Terbaru
Kejari Banjar Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Siswa SMP
Fenomena Merasa Paling Benar Picu Konflik Sosial, Ini Penjelasannya Menurut Tokoh LDNU Banjar
HIPMI Banjar Genjot Legalitas dan Akses Modal untuk Dorong Pengusaha Naik Kelas

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:25 WITA

Anggota DPRD Banjar Diperiksa Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:15 WITA

Babeh Aldo Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kalsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:02 WITA

Kejati Kalsel Apresiasi Inovasi Penanganan Perkara Kejari Banjar

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:07 WITA

Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolda Kalsel Terima Penghargaan Kapolda Terbaik dari Kapolri

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:19 WITA

Grand Qin Hotel Banjarbaru Pererat Sinergi dengan Media, Luncurkan Deretan Promo Kuliner Terbaru

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:22 WITA

Kejari Banjar Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Siswa SMP

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:57 WITA

Fenomena Merasa Paling Benar Picu Konflik Sosial, Ini Penjelasannya Menurut Tokoh LDNU Banjar

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:45 WITA

HIPMI Banjar Genjot Legalitas dan Akses Modal untuk Dorong Pengusaha Naik Kelas

Berita Terbaru