Batulicin, matarakyat.co.id – Upacara selesai, tapi kehangatan belum padam. Syukuran HUT Bhayangkara ke-80 Polres Tanah Bumbu tahun ini terasa berbeda. Setelah khidmat, lapangan berubah jadi pasar rakyat mini.
Berbagai macam kuliner UMKM Tanah Bumbu disajikan untuk personel, keluarga besar Polri, dan tamu undangan. Tidak ada sekat antara pangkat dan penjual. Yang ada hanya tawa dan piring yang silih berganti.
Dari gerobak berwarna cerah, muncul nostalgia. Es Doger jajanan jadul jadi favorit. Segelas kesegaran tempo dulu yang memecah gerah Batulicin siang itu. Terlihat AKP Tony Haryono tersenyum sambil mengangkat segelas Es Doger, dikelilingi personel Polwan yang sumringah.
Tapi bintang lapangan bukan cuma yang manis-manis. Ada yang gurih dan pedas mengundang. Pentol Paman Jhon, pentol viral yang sudah jadi langganan masyarakat Tanah Bumbu, ikut meramaikan. Antreannya panjang. Kelezatannya sudah jadi cerita dari Simpang Empat sampai Kusan Hilir.
“Kita ingin Bhayangkara ini juga pesta rakyat. UMKM naik kelas, Polri makin dekat dengan masyarakat,” ujar salah satu panitia syukuran.
Dalam suasana tenda biru-putih yang teduh, syukuran ini bukan sekadar makan bersama. Ia jadi bukti: Polri Presisi juga berarti Polri yang merayakan bersama warganya, satu suap pentol dan satu teguk Es Doger dalam satu waktu.






