Banjar Percepat Revisi RTRW Demi Lindungi Lahan Pangan

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura,matarakyat.co.id – Pemerintah Kabupaten Banjar mempercepat revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan menitikberatkan pada perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).

Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus menyesuaikan kebijakan tata ruang dengan regulasi terbaru dari pemerintah pusat.

Pembahasan tersebut mengemuka dalam Rapat Forum Penataan Ruang Triwulan III Tahun 2026 yang digelar Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) di Martapura, Rabu (1/7/2026).

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, didampingi Kepala Bapperida Anna Rosida Santi dan Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertanahan PUPRP Yudi Riswandi.

Baca Juga :  Resmikan Kantor Desa Pingaran Ulu, Bupati Saidi Mansyur Ajak Warga Berpartisipasi Dalam Proses Pembangunan

Forum yang dihadiri perwakilan SKPD, Kementerian ATR/BPN, serta instansi terkait itu membahas sejumlah kendala dalam proses revisi RTRW, terutama terkait pengendalian alih fungsi lahan pertanian.

Sekda Banjar H. Yudi Andrea menegaskan, revisi RTRW harus mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan ketahanan pangan.

“Alih fungsi lahan sawah tidak boleh mengancam ketahanan pangan daerah. Karena itu, penataan ruang harus dirancang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas tindak lanjut surat edaran Kementerian ATR/BPN yang meminta pemerintah daerah segera menyelesaikan revisi Perda RTRW untuk memenuhi target Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebesar 87 persen hingga 2029.

Baca Juga :  Kapolres Banjarbaru Ajak Generasi Muda Jadi Penentu Sejarah di Momen Sumpah Pemuda ke-97

Sebagai tindak lanjut, Forum Penataan Ruang sepakat mempercepat identifikasi dan inventarisasi lahan yang akan ditetapkan sebagai LP2B agar implementasi kebijakan tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

Pemkab Banjar juga mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk moratorium pengajuan izin pemanfaatan lahan di kawasan yang berpotensi menjadi LP2B.

Meski demikian, pemerintah optimistis revisi RTRW dapat diselesaikan tepat waktu melalui sinergi lintas sektor, sehingga mampu memberikan kepastian hukum bagi investor tanpa mengabaikan perlindungan lahan pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah.

Berita Terkait

Gelang Anting Manis, Inovasi Banjar Pastikan Akurasi Alat Ukur untuk Cegah Stunting
Upacara HUT ke-81 RI di Martapura, Saidi Mansyur Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat
Taptu HUT ke-81 RI di Martapura, Pemkab Banjar Ajak Masyarakat Rawat Semangat Kebersamaan
Disdukcapil Banjar Hadirkan Inovasi Pelukis Desa, Permudah Perekaman KIA di Sekolah dan Desa
Disdukcapil Banjar Hadirkan Inovasi Gabin Manis, Pastikan Warga Binaan Memiliki Identitas Kependudukan
Inovasi LAPOR DATU Disdukcapil Banjar, Permudah Pelaporan Kematian hingga Penerbitan Akta
Disdukcapil Banjar Jemput Bola Lewat Pelita Desa, Akta Kelahiran Langsung Jadi di Tempat
SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:20 WITA

Gelang Anting Manis, Inovasi Banjar Pastikan Akurasi Alat Ukur untuk Cegah Stunting

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:09 WITA

Upacara HUT ke-81 RI di Martapura, Saidi Mansyur Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:50 WITA

Taptu HUT ke-81 RI di Martapura, Pemkab Banjar Ajak Masyarakat Rawat Semangat Kebersamaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:19 WITA

Disdukcapil Banjar Hadirkan Inovasi Pelukis Desa, Permudah Perekaman KIA di Sekolah dan Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:03 WITA

Disdukcapil Banjar Hadirkan Inovasi Gabin Manis, Pastikan Warga Binaan Memiliki Identitas Kependudukan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Inovasi LAPOR DATU Disdukcapil Banjar, Permudah Pelaporan Kematian hingga Penerbitan Akta

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Disdukcapil Banjar Jemput Bola Lewat Pelita Desa, Akta Kelahiran Langsung Jadi di Tempat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:53 WITA

SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Berita Terbaru