Martapura, matarakyat.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar terus mengembangkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan untuk meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan masyarakat.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Pelukis Desa, singkatan dari Pelayanan Kartu Identitas Anak di Sekolah pada Tingkat Dasar dan Desa.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Banjar, Hayatun Nupus, mengatakan inovasi tersebut dibuat untuk mendukung pencapaian target nasional sekaligus mempermudah masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memperoleh dokumen kependudukan.
“Pelukis Desa ini merupakan pelayanan Kartu Identitas Anak di sekolah tingkat dasar dan desa. Kami hadir secara langsung ke sekolah maupun desa untuk memberikan pelayanan,” ujar Hayatun Nupus, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, kepemilikan dokumen kependudukan saat ini tidak hanya menyasar masyarakat dewasa. Anak-anak sejak usia 0 hingga sebelum berusia 17 tahun juga memiliki hak untuk mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA).
Hayatun menjelaskan, Disdukcapil Kabupaten Banjar terlebih dahulu melihat dan memetakan data kepemilikan KIA. Wilayah dengan tingkat kepemilikan yang masih rendah kemudian menjadi sasaran pelayanan melalui inovasi Pelukis Desa.
“Kami melihat data berdasarkan tingkat kepemilikan KIA. Di mana yang masih rendah, di situlah kami menjalankan pelayanan,” jelasnya.
Pelayanan tersebut dilakukan dengan pola jemput bola. Petugas Disdukcapil mendatangi langsung sekolah-sekolah dan desa untuk memberikan layanan kepada masyarakat sehingga warga tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor Disdukcapil.
Untuk mendapatkan KIA, persyaratan yang perlu disiapkan relatif sederhana. Masyarakat dapat membawa Kartu Keluarga atau akta kelahiran serta foto anak sesuai ketentuan pelayanan.
“Persyaratannya adalah Kartu Keluarga atau akta kelahiran dan foto anak. Itu yang menjadi persyaratan dalam pelaksanaannya,” kata Hayatun.
Ia menambahkan, kehadiran Pelukis Desa diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya dokumen identitas bagi anak.
Dengan pelayanan yang langsung menyasar sekolah dan desa, Disdukcapil Kabupaten Banjar berharap kepemilikan KIA semakin meningkat dan target administrasi kependudukan dapat tercapai secara optimal.
Pelukis Desa menjadi salah satu langkah Disdukcapil Kabupaten Banjar dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat.






