DPRD Banjar Soroti APBD 2027, Pemkab Diminta Pastikan Anggaran Tak Sekadar Terserap

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 08:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2027 mulai memasuki tahap penting.

DPRD Kabupaten Banjar memberikan sejumlah pandangan dan masukan kepada pemerintah daerah, terutama terkait efektivitas penggunaan anggaran agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menanggapi pandangan fraksi-fraksi DPRD tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan bahwa belanja daerah tidak boleh hanya mengejar tingkat penyerapan anggaran.

Komitmen itu disampaikan Bupati Banjar H Saidi Mansyur melalui Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banjar dengan agenda jawaban Bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2027, Selasa (8/9/2026).

Menurut Habib Idrus, setiap program yang masuk dalam APBD harus memiliki tujuan dan ukuran keberhasilan yang jelas.

“Setiap program harus memiliki indikator keberhasilan yang terukur, transparan dan memberikan dampak nyata serta berkelanjutan bagi kemakmuran masyarakat Kabupaten Banjar,” tegas Habib Idrus.

Ia mengatakan, pemerintah daerah mengarahkan belanja dalam RAPBD 2027 pada sejumlah sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya, 200 Anak Ikuti Baayun Maulid

Prioritas tersebut antara lain peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur dasar serta pemberian stimulus untuk memperkuat perekonomian masyarakat.

Pemkab Banjar juga merespons sejumlah catatan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD.

Terhadap pandangan Fraksi PPP, pemerintah daerah mengapresiasi dukungan terhadap Raperda APBD 2027 untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya.

Sementara terhadap pandangan Fraksi PKB, Pemkab Banjar menyatakan sepakat bahwa peningkatan kemandirian fiskal daerah menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus terus didorong.

Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi potensi ekonomi daerah, perbaikan sistem pemungutan pajak serta percepatan digitalisasi dalam pemungutan pajak daerah.

Sedangkan menanggapi pandangan Fraksi Golkar, pemerintah daerah menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara program prioritas, efisiensi belanja operasional dan penguatan belanja yang berpihak kepada masyarakat.

Selain pembangunan dan penguatan ekonomi, sektor kebencanaan juga menjadi perhatian dalam penyusunan APBD 2027.

Pemkab Banjar menyatakan akan memperkuat strategi penanggulangan bencana dan mitigasi lingkungan, khususnya menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kalsel Temui Pj Sekda Banjar, Dorong Sinergi untuk Ekonomi dan Infrastruktur

“Isu kebencanaan juga menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah terus memperkuat strategi penanggulangan bencana dan mitigasi lingkungan, khususnya dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan serta banjir,” kata Habib Idrus.

Di sisi lain, Rapat Paripurna DPRD Banjar juga membahas Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Seluruh fraksi menyatakan menerima dan menyetujui Raperda tersebut untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya.

Persetujuan tersebut menjadi bagian dari upaya penataan perangkat daerah agar pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Banjar berjalan lebih efektif dan efisien.

Sementara itu, pembahasan APBD 2027 akan menjadi salah satu instrumen penting untuk menentukan arah pembangunan Kabupaten Banjar.

Tantangannya bukan hanya memastikan anggaran tersusun dan terserap, tetapi juga memastikan belanja pemerintah benar-benar menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Berita Terkait

Helda Rina Gandeng Rektor UVAYA, Dorong Pasar Tradisional Lebih Modern
Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan
Hasil TKA Jadi Bahan Evaluasi, Pemkab Banjar Perkuat Kualitas Pendidikan
Dinkes Banjar Perkuat Persiapan Layanan Kesehatan Jelang Kegiatan 5 Rajab 
Dari Cindai Alus ke Panggung Nasional, Naupal Raih Perak O2SN
Pisah Sambut Ketua PN Martapura, Saidi Mansyur Apresiasi Pengabdian Akhmad Fazrinnoor
Papuyu Smart Diluncurkan, Budidaya Ikan Papuyu di Banjar Didorong Terintegrasi Berbasis Digital
Pengabdian ASN dan Inovasi Daerah Digelar Bersamaan, Pemkab Banjar Berikan Penghargaan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:55 WITA

Helda Rina Gandeng Rektor UVAYA, Dorong Pasar Tradisional Lebih Modern

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:27 WITA

Hasil TKA Jadi Bahan Evaluasi, Pemkab Banjar Perkuat Kualitas Pendidikan

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:35 WITA

Dinkes Banjar Perkuat Persiapan Layanan Kesehatan Jelang Kegiatan 5 Rajab 

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:23 WITA

Dari Cindai Alus ke Panggung Nasional, Naupal Raih Perak O2SN

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:35 WITA

Pisah Sambut Ketua PN Martapura, Saidi Mansyur Apresiasi Pengabdian Akhmad Fazrinnoor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:12 WITA

Papuyu Smart Diluncurkan, Budidaya Ikan Papuyu di Banjar Didorong Terintegrasi Berbasis Digital

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:39 WITA

Pengabdian ASN dan Inovasi Daerah Digelar Bersamaan, Pemkab Banjar Berikan Penghargaan

Berita Terbaru

Tani Merdeka Indonesia

TMI Banjar Dorong Dukungan Alsintan dan Bibit untuk Petani Pengaron

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:33 WITA