Kabupaten Banjar, matarakyat.co.id — Aksi pencurian disertai kekerasan terjadi di Jalan Veteran, Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Seorang pria bernama Adi Firdaus menjadi korban setelah pelaku tak hanya mencoba mencuri, tetapi juga menyerangnya dengan senjata tajam.
Peristiwa bermula saat korban melihat seorang laki-laki berusaha mengambil helm miliknya. Menyadari hal tersebut, korban langsung berteriak meminta pertolongan.
Namun, pelaku justru menghampiri korban sambil mengancam menggunakan senjata tajam.
Karena ketakutan, korban melarikan diri ke sebuah warung di sekitar lokasi kejadian dan bersembunyi di dalam kamar mandi toko.
Pelaku yang mengejar kemudian merusak pintu kamar mandi menggunakan senjata tajam hingga berhasil masuk.
Korban kembali melarikan diri, namun pelaku berhasil merampas tas milik korban. Dalam kondisi terdesak, korban sempat memohon kepada pelaku agar tidak melukainya.
Kapolres Banjar, AKBP Dr Fadli melalui Plt Kasi Humas Polres Banjar, Ripani, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula dari upaya pencurian yang kemudian berkembang menjadi tindak kekerasan.
“Benar, pada Selasa 21 April 2026 sekitar pukul 10.00 WITA telah terjadi tindak pidana pencurian di Jalan Veteran, Desa Sungai Sipai, Martapura. Pelaku awalnya mencoba mengambil helm korban, kemudian mengancam korban dengan senjata tajam,” ujar Iptu Ripani.
Ia menambahkan, pelaku bahkan sempat merusak pintu kamar mandi tempat korban bersembunyi dan tetap melakukan penyerangan.
“Pelaku juga menghancurkan pintu kamar mandi menggunakan senjata tajam dan masih sempat melukai korban di bagian punggung sebelum melarikan diri dengan sepeda motor berwarna hitam,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian punggung dan langsung dilarikan ke RSUD Ratu Zalecha untuk mendapatkan perawatan medis serta menjalani visum.
Selain luka fisik, korban juga mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp700 ribu.
Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Martapura dan masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reskrim setempat. Polisi terus memburu pelaku yang hingga kini masih dalam pelarian.






