Jalan Aluh-Aluh Rusak Lagi, DPRD Banjar Minta Truk Overload Ditertibkan

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar, H. Abdul Razak.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar, H. Abdul Razak.

Martapura, matarakyat.co.id – Kerusakan kembali terjadi pada ruas Jalan Inpres di Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, meski sebelumnya telah dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar.

Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Komisi III DPRD Kabupaten Banjar yang menilai kendaraan bermuatan berlebih menjadi salah satu penyebab utama rusaknya infrastruktur jalan.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar, H. Abdul Razak, mengatakan pihaknya telah menerima berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang kembali mengalami kerusakan.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kualitas perbaikan, tetapi juga tingginya aktivitas truk bermuatan melebihi kapasitas yang melintasi jalur tersebut.

“Alhamdulillah, pemerintah daerah melalui Dinas PUPRP Kabupaten Banjar telah merespons cepat dengan melakukan perbaikan darurat sehingga akses masyarakat kembali lancar,” ujar Abdul Razak, Kamis (4/6/2026).

Meski demikian, ia menegaskan perbaikan yang dilakukan tidak akan bertahan lama apabila kendaraan yang melintas masih membawa muatan di atas batas kemampuan jalan kabupaten.

Baca Juga :  DPRD Banjar Desak Pembentukan BNNK, Perang Melawan Narkoba dan Kriminalitas Diperkuat

Menurut Abdul Razak, DPRD juga meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar untuk meningkatkan sosialisasi kepada para pemilik dan pengemudi truk, khususnya kendaraan pengangkut material dan tali kapal yang rutin melintasi kawasan Aluh-Aluh.

“Kami meminta Dinas Perhubungan memberikan pemahaman kepada pemilik truk mengenai batas kemampuan jalan kabupaten dalam menahan beban kendaraan,” katanya.

Ia menilai pemerintah daerah tidak dapat terus-menerus mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki ruas jalan yang sama setiap tahun apabila akar permasalahan tidak diselesaikan.

“Jangan sampai setiap tahun dianggarkan perbaikan, tetapi setelah selesai diperbaiki kembali rusak akibat kendaraan overload. Akibatnya umur jalan menjadi lebih pendek,” tegasnya.

Selain faktor kendaraan bermuatan berlebih, kondisi banjir yang kerap melanda wilayah Aluh-Aluh juga disebut turut mempercepat kerusakan badan jalan.

Baca Juga :  DPRD Banjar dan Pemkab Sepakati KUA-PPAS APBD 2026, Defisit Rp430 Miliar

Kombinasi kedua faktor tersebut membuat jalan lebih rentan mengalami penurunan kualitas dalam waktu singkat.

Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima anggota DPRD dari daerah pemilihan setempat, keluhan mengenai kerusakan Jalan Aluh-Aluh hampir selalu muncul setiap tahun.

Karena itu, DPRD Banjar mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap kendaraan berat yang melintas di kawasan tersebut.

Sebelumnya, pembatasan kendaraan berat hanya dilakukan melalui pemasangan rambu lalu lintas.

Namun setelah dilakukan rapat dengar pendapat (RDP), pemerintah daerah bersama instansi terkait mulai melakukan pendekatan langsung kepada para pemilik truk melalui kegiatan sosialisasi.

“Mereka sudah dikumpulkan dan diberikan pemahaman agar bersama-sama menjaga kondisi jalan. Ini merupakan jalan kabupaten yang digunakan masyarakat luas, sehingga harus dijaga dan dipelihara bersama,” pungkas Abdul Razak.

Berita Terkait

Anggota DPRD Banjar Tinjau Lokasi, Dorong Bantuan untuk Warga Terdampak
DPRD Banjar Mulai Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp2,29 Triliun
Laka Pikap Libatkan Mahasiswa di Jalur Alternatif Batulicin-Banjarbaru, Pemkab Tanggung Biaya Evakuasi
Pokdarwis Tanah Bumbu Dilatih Tingkatkan Kualitas Layanan dan Promosi Wisata
Ali Syahbana Soroti Diskualifikasi Atlet O2SN, Desak Evaluasi Sistem Verifikasi Peserta
MTQN Ke-19 Karang Bintang Resmi Dibuka, Usung Tema “Bumikan Al-Qur’an Raih Keberkahan”
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Produktivitas Petani dan Petambak Lewat Pengaspalan Jalan di Desa Sepunggur
Perkuat Keamanan Siber, Diskominfosp Tanbu Gelar Bimtek Penanganan Web Defacement

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:53 WITA

DPRD Banjar Mulai Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp2,29 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:07 WITA

Laka Pikap Libatkan Mahasiswa di Jalur Alternatif Batulicin-Banjarbaru, Pemkab Tanggung Biaya Evakuasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:00 WITA

Pokdarwis Tanah Bumbu Dilatih Tingkatkan Kualitas Layanan dan Promosi Wisata

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:14 WITA

Ali Syahbana Soroti Diskualifikasi Atlet O2SN, Desak Evaluasi Sistem Verifikasi Peserta

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:58 WITA

MTQN Ke-19 Karang Bintang Resmi Dibuka, Usung Tema “Bumikan Al-Qur’an Raih Keberkahan”

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:57 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Produktivitas Petani dan Petambak Lewat Pengaspalan Jalan di Desa Sepunggur

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:30 WITA

Perkuat Keamanan Siber, Diskominfosp Tanbu Gelar Bimtek Penanganan Web Defacement

Senin, 27 Juli 2026 - 12:54 WITA

Hari Mangrove Sedunia 2026, Tanah Bumbu Tanam Mangrove untuk Generasi Mendatang

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:53 WITA