Konflik Iran-Israel Memanas, Puskesmas di Aluh Aluh Justru Roboh: DPRD Soroti Kualitas Konstruksi

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 04:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Banjar, H. Irwan Bora.

Wakil Ketua I DPRD Banjar, H. Irwan Bora.

Martapura, matarakyat.co.id — Di tengah memanasnya situasi global akibat konflik bersenjata antara Iran dan Israel yang saling meluncurkan rudal berteknologi tinggi, sebuah peristiwa ironis justru terjadi di tanah air.

Bagian belakang bangunan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mendadak ambruk pada Selasa pagi (24/6/2025).

Kejadian ini langsung mengundang perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar.

Wakil Ketua I DPRD Banjar, H. Irwan Bora, menyayangkan insiden tersebut dan meminta investigasi menyeluruh.

“Saya sangat terkejut saat membaca kabar robohnya bangunan puskesmas ini. Di saat negara-negara seperti Iran dan Israel sedang terlibat dalam perang teknologi tinggi dengan roket bertenaga nuklir, justru fasilitas kesehatan dasar milik kita yang runtuh tanpa peringatan. Ini bukan sekadar ironi, tapi alarm keras terhadap lemahnya sistem pengawasan pembangunan kita,” tegas Irwan Bora kepada awak media.

Baca Juga :  Anggota DPRD Banjar Diperiksa Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah

Bangunan yang roboh diketahui merupakan ruang rawat inap. Meski tak ada korban jiwa, insiden ini membuka kembali diskusi soal kualitas konstruksi fasilitas publik di daerah, terlebih dalam konteks geografis yang menantang seperti tanah gambut.

Irwan menginstruksikan Komisi III dan IV DPRD untuk segera menggelar rapat gabungan bersama Dinas Kesehatan dan Dinas PUPRP Kabupaten Banjar.

Tujuannya adalah mengevaluasi keberadaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan menelusuri kemungkinan kelalaian teknis maupun administratif.

“Ini bukan kejadian pertama. Sebelumnya, bangunan Puskesmas Martapura 2 juga dilaporkan mengalami keretakan. Jangan-jangan ini bukan sekadar masalah proyek lokal, melainkan ada kelemahan sistemik dalam perencanaan dan pengawasan konstruksi,” ujarnya.

Baca Juga :  Di Bawah Kepemimpinan Andi Rudi Latif, IPM Tanah Bumbu Naik dan Jadi Tertinggi Kedua di Kalsel

Politisi Partai Gerindra itu juga menyatakan perlunya keterlibatan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menyelidiki apakah ada unsur kelalaian atau penyimpangan dalam proses pembangunan. Ia menyoroti bahwa bangunan tersebut dibangun pada tahun 2009, sehingga seharusnya masih tergolong layak pakai.

“Kita tidak sedang bicara soal bangunan berusia puluhan tahun. Ini bangunan yang usianya belum genap dua dekade, dan sudah ambruk. Apakah para perencana benar-benar memperhitungkan karakteristik tanah gambut di kawasan ini? Kenapa tanda-tanda kerusakan sebelumnya tidak ditindaklanjuti?” tegasnya lagi.

DPRD Banjar menegaskan komitmennya untuk mengawal persoalan ini hingga tuntas, agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di fasilitas publik lainnya.

Di tengah dinamika geopolitik dunia, Irwan menilai, justru penguatan dalam negeri termasuk keamanan infrastruktur dasar harus menjadi prioritas utama.

Berita Terkait

Lewat “Mata Batin”, M Ali Syahbana Ajak Masyarakat Keluar dari Rutinitas yang Melelahkan
Dirjen Imigrasi Paparkan 3 Pilar Strategi Nasional di Forum DGICM ASEAN ke-29, Indonesia Ditunjuk Pimpin Isu Penyelundupan Manusia
Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan
Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif
DPRD Tanbu Dengarkan Pendapat Pemkab Soal Raperda
DPRD Tanbu Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Satui
Wakil Ketua DPRD Puji Keberhasilan Polres Tanbu Ungkap Narkoba 1,9 Kilo
DPRD Tanbu Minta Kepolisian Lakukan Pengawasan Distribusi BBM

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:34 WITA

Lewat “Mata Batin”, M Ali Syahbana Ajak Masyarakat Keluar dari Rutinitas yang Melelahkan

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:53 WITA

Dirjen Imigrasi Paparkan 3 Pilar Strategi Nasional di Forum DGICM ASEAN ke-29, Indonesia Ditunjuk Pimpin Isu Penyelundupan Manusia

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:33 WITA

Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:55 WITA

Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:39 WITA

DPRD Tanbu Dengarkan Pendapat Pemkab Soal Raperda

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:34 WITA

DPRD Tanbu Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Satui

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:24 WITA

Wakil Ketua DPRD Puji Keberhasilan Polres Tanbu Ungkap Narkoba 1,9 Kilo

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:29 WITA

DPRD Tanbu Minta Kepolisian Lakukan Pengawasan Distribusi BBM

Berita Terbaru