PT Palmina Utama Siap Kolaborasi dengan Pemda Bangun Sistem Pengelolaan Air

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Operasional PT Palmina Utama, Leksono Budi Santoso.

Direktur Operasional PT Palmina Utama, Leksono Budi Santoso.

Martapura, matarakyat.co.id – DPRD Kabupaten Banjar menggelar rapat gabungan, Komisi I, Komisi II, Komisi III, Komisi IV, serta pimpinan DPRD.

Untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dugaan buruknya tata kelola air oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Palmina Utama di Kecamatan Cintapuri Darussalam.

Direktur Operasional PT Palmina Utama, Leksono Budi Santoso menyampaikan keprihatinan atas bencana banjir yang melanda sejumlah desa yang berada di sekitar area operasional perusahaan.

“Saya atas nama pribadi dan perusahaan turut prihatin atas bencana yang terjadi di desa-desa ring satu kami,” katanya, usai Rapat Gabungan, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, sebagai langkah jangka pendek, perusahaan telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah ring satu dan akan memperluas bantuan ke ring dua.

Selain itu, PT Palmina Utama juga mengklaim telah mengurangi operasional pompa air hingga 47 persen selama sepekan terakhir sebagai upaya menurunkan debit air di kawasan sekitar.

“Terkait ketinggian air, kami sudah mengurangi operasional pompa hingga 47 persen. Data operasional pompa harian juga sudah kami bagikan kepada masyarakat untuk bisa diperiksa secara terbuka,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian besar operator dan karyawan perusahaan merupakan warga lokal, sehingga pengawasan terhadap operasional pompa bisa dilakukan bersama-sama.

Baca Juga :  Meriahkan Tahun Baru Imlek, Bandara Internasional Syamsudin Noor Suguhkan Parade Barongsai

Untuk jangka menengah, pihak perusahaan menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyusun sistem pengelolaan air atau water management system (WMS) yang tepat dan sesuai dengan kondisi wilayah.

“Kami ingin duduk bersama pemerintah daerah untuk melakukan survei dan menentukan bentuk CSR yang tepat dalam penerapan water management system. Jangan sampai sistem yang kami bantu tidak sesuai dengan kondisi lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kontribusi perusahaan dalam WMS dapat berupa penyediaan alat, pembiayaan, tenaga kerja, hingga dukungan desain dan teknologi.

Leksono juga menilai, pembangunan sistem pengelolaan air akan lebih efektif jika dilakukan pada musim kemarau. Oleh karena itu, PT Palmina Utama menargetkan pembangunan proyek tersebut dimulai pada Mei hingga Oktober 2026.

“Bulan Mei sampai Oktober adalah waktu yang tepat untuk membangun proyek-proyek WMS. Nanti akan kita uji coba pada musim penghujan di akhir 2026,” ungkapnya.

Sementara untuk proyek jangka panjang, seperti normalisasi sungai besar atau pembangunan tanggul skala besar, pihak perusahaan menyatakan akan mengikuti arahan pemerintah daerah.

“Kami tidak bisa bergerak sendiri untuk proyek besar seperti pencucian sungai atau pembuatan tanggul. Itu perlu arahan pemerintah karena melibatkan banyak pihak,” katanya.

Baca Juga :  Jalan Aluh-Aluh Rusak Lagi, DPRD Banjar Minta Truk Overload Ditertibkan

Menjawab pertanyaan anggota DPRD terkait dampak banjir yang meluas hingga ke luar ring satu dan ring dua, Leksonos menegaskan pentingnya pelibatan instansi teknis dan masyarakat dalam penyusunan WMS.

“Kami ingin melibatkan dinas dan instansi terkait agar dampak yang lebih luas bisa benar-benar dipahami dan diantisipasi. Perusahaan tidak boleh bekerja sendiri,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan, sejak bergabung pada 2022, dirinya diminta khusus untuk membantu pembenahan sistem pengelolaan air di PT Palmina Utama, yang sebelumnya masih mengandalkan sistem gravitasi tanpa alat.

“Pengalaman saya sebelumnya di Astra dan CAP menunjukkan bahwa WMS yang baik itu sangat mungkin diterapkan. Sekarang kami ingin membenahi dari ring satu terlebih dahulu,” ucapnya.

Ke depan, perusahaan bersama pemerintah daerah berencana memulai penerapan WMS pada sektor pertanian tanaman semusim sebelum diperluas ke tanaman tahunan seperti karet dan kelapa sawit.

“Kami sudah berkomitmen menyediakan alat, tenaga kerja, dan biaya. Yang penting kami bekerja bersama masyarakat dan instansi agar dampak negatif bisa dihindari dan program benar-benar tepat sasaran,” pungkas Leksono.

Berita Terkait

PLN Ungkap Kondisi Terkini Listrik Kalsel-Kalteng: Masih Siaga hingga 7 Agustus
PPJB Dianggap Sah, PT BAS Diduga ‘Menggugat Perjanjian Buatan Sendiri’
Promosi ke Kejati Kalsel, Ini Jejak Inovasi Radityo Wisnu Aji Saat Bertugas di Kejari Banjar
Pertanyaan Hakim soal Pencabutan Laporan Warnai Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Panen Raya di Beruntung Baru, Tani Merdeka Optimistis Banjar Kembali Jadi Sentra Padi Terbesar di Kalsel
Peringati Hari Anak Nasional, ICONNET Gelar “Goes to School” di Tiga Provinsi Kalimantan
Bambang Heri Purnama Tanggung Biaya Kepulangan 36 Jemaah Umrah Kalsel yang Terlantar di Arab Saudi
PLN Icon Plus Edukasi Energi Bersih dan Tanam Pohon Bersama Siswa SMKN 1 Martapura

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:06 WITA

PLN Ungkap Kondisi Terkini Listrik Kalsel-Kalteng: Masih Siaga hingga 7 Agustus

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:42 WITA

PPJB Dianggap Sah, PT BAS Diduga ‘Menggugat Perjanjian Buatan Sendiri’

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:51 WITA

Promosi ke Kejati Kalsel, Ini Jejak Inovasi Radityo Wisnu Aji Saat Bertugas di Kejari Banjar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:32 WITA

Pertanyaan Hakim soal Pencabutan Laporan Warnai Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Panen Raya di Beruntung Baru, Tani Merdeka Optimistis Banjar Kembali Jadi Sentra Padi Terbesar di Kalsel

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:04 WITA

Peringati Hari Anak Nasional, ICONNET Gelar “Goes to School” di Tiga Provinsi Kalimantan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:32 WITA

Bambang Heri Purnama Tanggung Biaya Kepulangan 36 Jemaah Umrah Kalsel yang Terlantar di Arab Saudi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:59 WITA

PLN Icon Plus Edukasi Energi Bersih dan Tanam Pohon Bersama Siswa SMKN 1 Martapura

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:53 WITA