Banjarmasin, matarakyat.co.id – Polresta Banjarmasin bersama jajaran Polda Kalimantan Selatan melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalimantan Selatan di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin Tengah, Kamis (18/6/2026).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas publik di sekitar lokasi aksi.
Aksi yang diikuti sekitar 75 peserta tersebut mengangkat sejumlah isu nasional, di antaranya evaluasi harga BBM Pertamax, pengawasan distribusi BBM subsidi dan nonsubsidi, penguatan nilai tukar rupiah, evaluasi Undang-Undang Polri, kebijakan perpajakan, hingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Plh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul Rein Krisman Siregar, memimpin langsung pengamanan didampingi Wakapolresta Banjarmasin AKBP Arwin Amrih Wientama, serta para pejabat utama Polresta Banjarmasin dan Polda Kalimantan Selatan.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kombes Pol Timbul Rein Krisman Siregar.
Pengamanan juga mendapat dukungan dari sejumlah pejabat utama Polda Kalimantan Selatan, di antaranya Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Eko Irianto, Dirreskrimum Kombes Pol Frido Situmorang, Dirintelkam Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, Kabid TIK Kombes Pol Afebrianto Widhi Nugroho, serta Dirpamobvit Kombes Pol Sukron.
Berdasarkan laporan di lapangan, massa aksi mulai berkumpul di kawasan eks Hotel A sekitar pukul 13.40 Wita sebelum melakukan long march menuju Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.
Setibanya di lokasi, peserta menyampaikan aspirasi melalui orasi secara bergantian.
Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian melakukan pengamanan terbuka dan tertutup serta pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun kemacetan di sekitar lokasi aksi.
Koordinator lapangan HMI Kalsel, Muamar Yahya Nurroziq, dalam orasinya menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat, DPR RI, PT Pertamina, serta institusi terkait.
Aspirasi tersebut kemudian diterima oleh Wakil Ketua II DPRD Kalsel H. Alpiya bersama anggota DPRD Kalsel Atailah Hasbi dan Ahmad Maulana.
Pihak DPRD Kalsel menyatakan menerima seluruh aspirasi yang disampaikan dan berjanji meneruskannya kepada instansi terkait untuk menjadi bahan pertimbangan dan evaluasi.
Kepolisian mengapresiasi seluruh peserta aksi yang menyampaikan pendapat secara tertib dan tetap menjaga situasi kondusif selama kegiatan berlangsung.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata seorang perwira pengamanan di lokasi.
Aksi unjuk rasa berakhir tanpa insiden. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif hingga massa membubarkan diri.






