Kapal Kelebihan Muatan, Dugaan Percaloan dan Lemahnya Pengawasan Mencuat

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, matarakyat.co.id – Ratusan penumpang tujuan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu menuju Garongkong, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, terpaksa tertunda keberangkatannya akibat kelebihan kapasitas pada KMP Awu-Awu, Senin (17/3/2026).

Kapal yang memiliki kapasitas sekitar 240 orang itu dilaporkan mengangkut lebih dari 500 penumpang. Kondisi tersebut membuat otoritas pelabuhan mengambil langkah tegas dengan menunda keberangkatan sebagian penumpang demi menjaga keselamatan pelayaran.

General Manager PT ASDP Batulicin, Ardian, menegaskan bahwa penundaan tersebut dilakukan murni karena pertimbangan regulasi, bukan kelalaian pihak operator.

Baca Juga :  Wisuda Sekolah Lansia Warnai Harganas di Tanah Bumbu

Ia menjelaskan, lonjakan jumlah penumpang diduga terjadi karena adanya celah dalam pengawasan, terutama saat waktu berbuka puasa.

“Kita tidak selalu ada penjagaan penuh, mungkin saat berbuka puasa ada kelonggaran pengawasan. Penumpang masuk satu per satu hingga akhirnya melebihi kapasitas. Intinya, ini bukan untuk saling menyalahkan,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Terkait adanya keluhan penumpang mengenai dugaan praktik percaloan, Ardian memastikan pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut.

“Informasi itu kami terima dari penumpang. Jika memang ada keterlibatan oknum, termasuk dari internal ASDP, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga :  Semarak! Lomba Ketangkasan Damkar Banjar Suguhkan Kompetisi dan Kebersamaan

Sementara itu, penumpang yang belum bisa berangkat telah diarahkan ke kantor PT ASDP serta sejumlah penginapan di sekitar pelabuhan. Pemerintah daerah juga turut membantu dengan menyediakan fasilitas pendukung, seperti dapur umum untuk berbuka puasa dan toilet portabel.

Untuk jadwal keberangkatan selanjutnya, pihak ASDP meminta masyarakat bersabar menunggu kedatangan kapal dari Garongkong.

“Estimasi kapal akan kembali dan mengangkut penumpang pada Kamis, 19 Maret mendatang,” pungkas Ardian.

Berita Terkait

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital
Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan
Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:14 WITA

75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terbaru