Martapura, matarakyat.co.id – Aksi balap liar yang terjadi tepat di depan Kantor Bupati Banjar, Kalimantan Selatan, mendadak viral di media sosial.
Video yang beredar luas memperlihatkan sejumlah pemuda memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalan umum tanpa pengamanan, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat.
Dalam rekaman video yang diunggah oleh akun TikTok @akun.hanyar37, terlihat beberapa sepeda motor beradu kecepatan di ruas jalan yang berada di kawasan perkantoran pemerintahan. Aksi tersebut berlangsung pada malam hari.
Rekaman yang diunggah oleh akun TikTok @akun.hanyar37 itu memperlihatkan suasana jalan yang dipenuhi pengendara yang diduga melakukan balap liar.

Dalam unggahannya, pemilik akun menyampaikan keresahan atas kondisi tersebut, terutama karena terjadi pada waktu masyarakat sedang beristirahat.
Ia mempertanyakan kenyamanan warga dengan maraknya aktivitas berbahaya tersebut di pusat kota Martapura.
Sejumlah netizen pun membanjiri kolom komentar, membenarkan kejadian tersebut. Akun @mae_ mengaku melihat langsung aksi ugal-ugalan itu.
“Ada melihat malam tuh mulai lampu merah, berputar balik di muka Masjid Al Karomah Martapura, bolak-balik,” tulisnya.
Komentar lain juga menyoroti kebisingan yang ditimbulkan dari suara knalpot kendaraan, yang dinilai sangat mengganggu warga sekitar.
Mereka berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas agar aktivitas tersebut tidak terus berulang dan membahayakan pengguna jalan.
Komentar senada juga datang dari akun @mamas jawa yang berharap ada tindakan tegas dari aparat kepolisian agar aktivitas tersebut tidak mengganggu pengguna jalan lain.
Sementara itu, akun @rezaCBH yang mengaku tinggal di sekitar lokasi menyebut kebisingan dari suara knalpot sangat mengganggu warga.
Fenomena balap liar ini bukan kali pertama terjadi di wilayah Kabupaten Banjar.
Sebelumnya, aksi serupa bahkan sempat menelan korban di kawasan Sungai Tabuk, menjadi peringatan serius akan bahaya aktivitas tersebut, baik bagi pelaku maupun masyarakat umum.
Hingga saat ini, pihak Satuan Lalu Lintas Polres Banjar belum memberikan keterangan resmi terkait video yang beredar tersebut.






