Bahaya Penggunaan Antibiotik Sembarangan, Apoteker RSUD Raza Ingatkan Risiko Kekebalan Obat

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 19:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Penggunaan antibiotik secara sembarangan masih menjadi perhatian tenaga kesehatan.

Apoteker RSUD Ratu Zalecha Martapura Rina Astiani mengingatkan, masyarakat agar tidak menggunakan antibiotik untuk mengobati flu, karena flu merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, bukan bakteri.

Menurut Rina Astiani, flu pada dasarnya dapat sembuh dengan sendirinya apabila pasien cukup beristirahat. Ia menegaskan, pengobatan flu lebih dianjurkan menggunakan obat pereda gejala maupun antivirus bila diperlukan, bukan antibiotik.

“Flu itu sendiri adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Sebenarnya bisa sembuh sendiri dengan istirahat. Jadi kalau mau diobati, seharusnya menggunakan antivirus, bukan antibiotik,” ujar Rina, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, antibiotik hanya digunakan untuk mengatasi penyakit akibat infeksi bakteri. Karena itu, penggunaan antibiotik pada penyakit nonbakteri justru tidak dianjurkan.

Baca Juga :  RSUD Ratu Zalecha Raih Nilai 79,99 dari Ombudsman RI, Bukti Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan

“Antibiotik adalah obat untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Jadi selain infeksi bakteri, tidak dianjurkan menggunakan antibiotik,” katanya.

Rina juga mengingatkan dampak penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi atau kekebalan bakteri terhadap obat.

Kondisi ini membuat antibiotik yang sebelumnya efektif menjadi tidak mempan lagi saat pasien benar-benar mengalami infeksi bakteri.

“Kalau seseorang menggunakan antibiotik padahal tidak ada indikasi infeksi bakteri, maka nantinya saat terkena infeksi, antibiotik yang biasa digunakan tidak akan mempan lagi karena bakterinya sudah kebal,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat memaksa pasien menggunakan antibiotik dengan jenis yang lebih tinggi atau lebih kuat untuk membunuh bakteri yang sama.

Baca Juga :  Beras Merah Paramasan Berpotensi Kendalikan Diabetes, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Hasil Penelitian

“Sehingga harus naik kelas antibiotiknya. Padahal untuk orang lain mungkin masih bisa menggunakan antibiotik biasa,” ucap Rina.

Ia menambahkan, penggunaan antibiotik tingkat lanjut umumnya memiliki harga yang lebih mahal dibanding antibiotik umum yang banyak digunakan masyarakat.

“Biasanya antibiotik yang sering didapat masyarakat itu harganya masih sangat terjangkau. Kalau sudah naik kelas, biasanya lebih mahal,” tambahnya.

Rina mengatakan, edukasi terkait bahaya resistensi antibiotik di lingkungan rumah sakit sudah mulai dilakukan kepada pasien.

Namun, sosialisasi lebih luas kepada masyarakat di luar rumah sakit masih perlu ditingkatkan agar penggunaan antibiotik dapat lebih bijak dan sesuai anjuran tenaga medis.

Berita Terkait

Poli Forensik Pertama di Kalsel Resmi Dibuka di RSUD Ratu Zalecha
RSUD Ratu Zalecha Raih Nilai 79,99 dari Ombudsman RI, Bukti Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan
Obat Amoxicillin Tak Lagi Bisa Dibeli Bebas, RSUD Raza Ingatkan Risiko Resistensi
Banjir di Kabupaten Banjar, IGD RSUD Raza Martapura Nyaris Tanpa Bed Kosong
Pascabanjir, RSUD Ratu Zalecha Buka Layanan Kesehatan Gratis bagi 104 Warga Munggu Raya
Beras Merah Paramasan Berpotensi Kendalikan Diabetes, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Hasil Penelitian
RSUD Ratu Zalecha Tambah Tiga Dokter Spesialis Baru, Pelayanan Kian Lengkap
RSUD Ratu Zalecha Beri Penghargaan untuk Unit Pelayanan Teraktif Gunakan Aplikasi KEPASTIAN

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:33 WITA

Bahaya Penggunaan Antibiotik Sembarangan, Apoteker RSUD Raza Ingatkan Risiko Kekebalan Obat

Kamis, 2 April 2026 - 17:15 WITA

Poli Forensik Pertama di Kalsel Resmi Dibuka di RSUD Ratu Zalecha

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:29 WITA

RSUD Ratu Zalecha Raih Nilai 79,99 dari Ombudsman RI, Bukti Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:45 WITA

Obat Amoxicillin Tak Lagi Bisa Dibeli Bebas, RSUD Raza Ingatkan Risiko Resistensi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:05 WITA

Banjir di Kabupaten Banjar, IGD RSUD Raza Martapura Nyaris Tanpa Bed Kosong

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:50 WITA

Pascabanjir, RSUD Ratu Zalecha Buka Layanan Kesehatan Gratis bagi 104 Warga Munggu Raya

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:20 WITA

Beras Merah Paramasan Berpotensi Kendalikan Diabetes, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Hasil Penelitian

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:52 WITA

RSUD Ratu Zalecha Tambah Tiga Dokter Spesialis Baru, Pelayanan Kian Lengkap

Berita Terbaru

Polres Banjar

Polres Banjar Gelar Pasar Murah, Antusias Warga Membludak Sejak Pagi

Senin, 11 Mei 2026 - 11:18 WITA