RSUD Ratu Zalecha Martapura Jadi Pusat Monitoring Nasional Surveilans Diare Rotavirus

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 12:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – RSUD Ratu Zalecha Martapura ditunjuk Kementerian Kesehatan RI sebagai tuan rumah Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Surveilans Sentinel Diare Rotavirus (SSDR). Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam pencegahan dan pengendalian diare akibat rotavirus, terutama pada anak balita.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Ratu Zalecha, drg. Agus Dwi Karyanto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan tersebut.

Baca Juga :  Kapolres Banjar Pererat Silaturahmi Ramadan, Gandeng Tokoh dan Ormas Jaga Kondusivitas Daerah

“Kami mendukung penuh program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan deteksi dini dan pemantauan kasus bisa lebih optimal,” ujarnya, Kamis (7/8/2025).

Acara dihadiri perwakilan Tim Kemenkes RI, Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan (BBLK) Jakarta, CDC Indonesia, Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, dan Dinkes Kabupaten Banjar.

Baca Juga :  Dorong Ketenangan Batin, Ali Syahbana Angkat Konsep Ikhlas sebagai Terapi Mental

Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan materi dan diskusi teknis terkait evaluasi keberlangsungan program.

SSDR merupakan bagian dari kebijakan imunisasi nasional sejak vaksinasi rotavirus masuk program imunisasi pada 2023.

“Semoga program ini dapat menekan angka kesakitan dan kematian akibat diare rotavirus, sehingga lahir generasi yang lebih sehat,” tutup drg. Agus.

Berita Terkait

RDP dengan DPRD, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Strategi Atasi Antrean Pasien
Bahaya Penggunaan Antibiotik Sembarangan, Apoteker RSUD Raza Ingatkan Risiko Kekebalan Obat
Poli Forensik Pertama di Kalsel Resmi Dibuka di RSUD Ratu Zalecha
RSUD Ratu Zalecha Raih Nilai 79,99 dari Ombudsman RI, Bukti Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan
Obat Amoxicillin Tak Lagi Bisa Dibeli Bebas, RSUD Raza Ingatkan Risiko Resistensi
Banjir di Kabupaten Banjar, IGD RSUD Raza Martapura Nyaris Tanpa Bed Kosong
Pascabanjir, RSUD Ratu Zalecha Buka Layanan Kesehatan Gratis bagi 104 Warga Munggu Raya
Beras Merah Paramasan Berpotensi Kendalikan Diabetes, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Hasil Penelitian

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:17 WITA

RDP dengan DPRD, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Strategi Atasi Antrean Pasien

Senin, 11 Mei 2026 - 19:33 WITA

Bahaya Penggunaan Antibiotik Sembarangan, Apoteker RSUD Raza Ingatkan Risiko Kekebalan Obat

Kamis, 2 April 2026 - 17:15 WITA

Poli Forensik Pertama di Kalsel Resmi Dibuka di RSUD Ratu Zalecha

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:29 WITA

RSUD Ratu Zalecha Raih Nilai 79,99 dari Ombudsman RI, Bukti Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:45 WITA

Obat Amoxicillin Tak Lagi Bisa Dibeli Bebas, RSUD Raza Ingatkan Risiko Resistensi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:05 WITA

Banjir di Kabupaten Banjar, IGD RSUD Raza Martapura Nyaris Tanpa Bed Kosong

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:50 WITA

Pascabanjir, RSUD Ratu Zalecha Buka Layanan Kesehatan Gratis bagi 104 Warga Munggu Raya

Jumat, 12 Desember 2025 - 15:20 WITA

Beras Merah Paramasan Berpotensi Kendalikan Diabetes, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Hasil Penelitian

Berita Terbaru