Ayo Tingkatkan Deteksi Dini Cancer Cervix Dengan DePe Cantix

- Jurnalis

Selasa, 3 September 2024 - 21:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Kanker cervix adalah penyakit  tumor ganas di leher rahim yang dapat menyebar ke organ-organ lain dan menyebabkan kematian, cancer cervix merupakan penyakit cancer kedua terbanyak pada perempuan, dengan 70% diantaranya didiagnosis pada stadium lanjut.

 

Menurut WHO di Indonesia,  diperkirakan setiap satu jam, seorang perempuan meninggal karena cancer cervix, artinya dalam waktu sehari semalam atau 24 jam, terjadi kematian sebanyak 24 orang perempuan karena Cancer cervix.

 

Rendahnya angka deteksi dini cancer cervix sehingga menyebabkan tingginya angka penemuan kasus stadium lanjut pada cancer cervix.

Baca Juga :  Inovasi Layanan Kesehatan: RSUD Raza Martapura Buka Klinik Khusus Luka Diabetes

 

Untuk di Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar baru 4.56% yang melakukan deteksi dini cancer cervix dengan metode Inspeksi Visual Asam asetat ( IVA Test ). Maka dari itu sangat diperlukan dukungan dan  kerjasama berbagai pihak untuk meningkatkan deteksi dini cancer cervix melalui IVA Test.

 

Salah satu upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dalam peningkatan Deteksi Dini cancer Cervix adalah dengan  Rancangan Aksi Perubahan Optimalisasi Pelayanan Deteksi Dini Cancer Cervix melalui Desa Peduli Ca. Cervix ( DePe Cantix).

 

Sehingga diharapkan DePe cantix ini dapat meningkatkan Pengetahuan masyarakat tentang cancer cervix, meningkatkan  partisipasi wanita usia 30-50 tahun yang melakukan deteksi dini cancer cervix dengan metode Inspeksi visual asam asetat (IVA Test).

Baca Juga :  [OPINI] Debat Kedua, King Ipul Berhasil Membuat Lawanya Panas Dingin

 

Masyarakat desa menjadi peduli terhadap cancer cervix, menurunkan angka kejadian cancer cervix pada stadium lanjut, mewujudkan visi misi Kabupaten Banjar yang Maju Mandiri dan Agamis serta mendukung Rencana Aksi Nasional Eliminasi cancer Cervix tahun 2024-2030.

 

Penulis: Candra Galuh Tri Ardiani, S.ST,MM(

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan).

Penulis : Candra Galuh Tri Ardiani, S.ST,MM( Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan).

Editor : ARF/MR

Berita Terkait

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya
Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya
DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja
DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu
DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis
DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026
Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap
DPRD Tanbu Setujui Perubahan APBD 2026 Menjadi Perda

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:32 WITA

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 15:28 WITA

Sarniah Tengahi dan Beri Solusi Persoalan Masyarakat Desa Dadap Kusan Raya

Selasa, 22 September 2026 - 10:20 WITA

DPRD Tanbu Jadi Mediator Bagi Persoalan Kesempatan Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 17:25 WITA

DPRD Beri Apresiasi atas Kinerja Satresnarkoba Polres Tanbu

Rabu, 16 September 2026 - 16:22 WITA

DPRD Tanbu Setujui Tiga Rancangan Perda Strategis

Rabu, 16 September 2026 - 10:17 WITA

DPRD Tanbu Setujui RPAPBD Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:34 WITA

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Selasa, 15 September 2026 - 14:29 WITA

DPRD Tanbu Setujui Perubahan APBD 2026 Menjadi Perda

Berita Terbaru