APDESI Merah Putih Kawal Program Strategis Nasional, Desa Didorong Jadi Pusat Ekonomi

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 21:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, mata rakyat.co.id – Upaya menjadikan desa sebagai penggerak utama perekonomian nasional kembali ditegaskan dalam pertemuan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APDESI Merah Putih bersama perwakilan kepala desa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (9/2/2026).

Pertemuan yang digelar di Kampung Putra Bulu, Desa Awang Bangkal Barat, itu menjadi ruang dialog terkait kesiapan desa menjalankan Program Strategis Nasional, khususnya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Ketua Bidang Pengembangan Energi, Pertambangan, dan Perdagangan DPP APDESI Merah Putih, Endang Sudrajat, menyampaikan bahwa organisasi yang menaungi kepala desa tersebut berkomitmen mengawal kebijakan pemerintah pusat hingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.

Menurut Endang, KDMP dirancang sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada potensi lokal desa.

Program ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang sehat dan berkeadilan, dengan menempatkan masyarakat desa sebagai pelaku utama.

“Kami ingin memastikan program strategis nasional tidak berhenti di tataran konsep, tetapi berjalan di desa dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya di hadapan para kepala desa.

Baca Juga :  DKUMPP Banjar Gandeng HCCM, Dorong 60 UMKM Kantongi Sertifikasi Halal

Namun demikian, Endang tidak menampik adanya sejumlah persoalan di lapangan.

Mulai dari kesiapan lahan, mekanisme pendirian koperasi, hingga sinkronisasi dengan program lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan bersama.

Ia menilai, meski dihadapkan pada berbagai dinamika, KDMP tetap memiliki peluang besar untuk menjadi tulang punggung ekonomi desa.

Program tersebut, kata dia, sejalan dengan visi Astacita Presiden Republik Indonesia yang menempatkan desa sebagai fondasi pembangunan nasional.

“Jika dikelola dengan baik, uang yang berputar di desa akan kembali ke masyarakat desa. Inilah esensi ekonomi kerakyatan, agar hasil pembangunan tidak hanya dinikmati segelintir pihak,” tegas Endang.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar serta Kepala Desa Awang Bangkal Barat, Pajrul Ripani.

Baca Juga :  Polantas Kalsel Bagikan 500 Bendera Merah Putih Jelang Hari Kemerdekaan

Pemerintah desa setempat mendapat apresiasi atas dukungan dan fasilitasi kegiatan dialog tersebut.

Sementara itu, Ketua APDESI Kabupaten Banjar, Kasmayuda, memandang kehadiran APDESI Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antarorganisasi desa.

Ia menilai perbedaan wadah organisasi tidak seharusnya menjadi penghalang dalam mendorong kemajuan desa.

“Pada prinsipnya semua organisasi desa memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana program-program itu dijalankan secara nyata dan saling mendukung,” ujarnya.

Kasmayuda juga menekankan pentingnya kekompakan di tingkat akar rumput agar berbagai program nasional yang masuk ke desa dapat diimplementasikan secara optimal dan benar-benar memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat.

“Manfaat program harus dirasakan langsung oleh warga desa. Itu yang menjadi ukuran keberhasilannya,” pungkasnya.

Berita Terkait

PLN Ungkap Kondisi Terkini Listrik Kalsel-Kalteng: Masih Siaga hingga 7 Agustus
PPJB Dianggap Sah, PT BAS Diduga ‘Menggugat Perjanjian Buatan Sendiri’
Promosi ke Kejati Kalsel, Ini Jejak Inovasi Radityo Wisnu Aji Saat Bertugas di Kejari Banjar
Pertanyaan Hakim soal Pencabutan Laporan Warnai Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Panen Raya di Beruntung Baru, Tani Merdeka Optimistis Banjar Kembali Jadi Sentra Padi Terbesar di Kalsel
Peringati Hari Anak Nasional, ICONNET Gelar “Goes to School” di Tiga Provinsi Kalimantan
Bambang Heri Purnama Tanggung Biaya Kepulangan 36 Jemaah Umrah Kalsel yang Terlantar di Arab Saudi
PLN Icon Plus Edukasi Energi Bersih dan Tanam Pohon Bersama Siswa SMKN 1 Martapura

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:06 WITA

PLN Ungkap Kondisi Terkini Listrik Kalsel-Kalteng: Masih Siaga hingga 7 Agustus

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:42 WITA

PPJB Dianggap Sah, PT BAS Diduga ‘Menggugat Perjanjian Buatan Sendiri’

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:51 WITA

Promosi ke Kejati Kalsel, Ini Jejak Inovasi Radityo Wisnu Aji Saat Bertugas di Kejari Banjar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:32 WITA

Pertanyaan Hakim soal Pencabutan Laporan Warnai Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Panen Raya di Beruntung Baru, Tani Merdeka Optimistis Banjar Kembali Jadi Sentra Padi Terbesar di Kalsel

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:04 WITA

Peringati Hari Anak Nasional, ICONNET Gelar “Goes to School” di Tiga Provinsi Kalimantan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:32 WITA

Bambang Heri Purnama Tanggung Biaya Kepulangan 36 Jemaah Umrah Kalsel yang Terlantar di Arab Saudi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:59 WITA

PLN Icon Plus Edukasi Energi Bersih dan Tanam Pohon Bersama Siswa SMKN 1 Martapura

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:53 WITA