Tujuh Rumah Terbakar di Gambut, 19 Warga Kehilangan Tempat Tinggal dalam Semalam

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Malam yang semestinya menjadi waktu bagi warga untuk beristirahat berubah menjadi kepanikan.

Kobaran api tiba-tiba membesar dan melalap permukiman warga di Jalan A Yani Kilometer 14.000, Gang Swarga RT 010 RW 003, Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada Senin (10/8/2026) malam.

Hanya beberapa menit berselang, petugas Sektor Gambut tiba di lokasi pada pukul 22.05 Wita dan langsung berjibaku memadamkan kobaran api.

Api dengan cepat mengancam rumah-rumah warga di kawasan permukiman tersebut. Petugas DPKP Kabupaten Banjar bersama pemadam kebakaran relawan kemudian melakukan penyemprotan dan pendinginan hingga kondisi dinyatakan aman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar Agus Siswanto, mengatakan respons cepat petugas bersama dukungan relawan menjadi faktor penting dalam mencegah api menjalar lebih luas ke bangunan di sekitar lokasi.

“Begitu laporan kami terima, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Sesampainya di sana, pemadaman dan pendinginan segera dilakukan sampai situasi benar-benar dinyatakan aman,” kata Agus.

Dalam penanganan tersebut, DPKP Kabupaten Banjar mengerahkan petugas Sektor Gambut dengan satu unit fire truck, ditambah satu unit suplai 106 serta peralatan pendukung lainnya.

Baca Juga :  Gantikan Hilman, Ikhwansyah Resmi Jabat Plh Sekda Banjar

Namun, meski petugas bergerak cepat, kobaran api telah lebih dahulu menghanguskan sejumlah rumah warga.

Berdasarkan pendataan sementara, empat rumah mengalami rusak berat, sementara tiga rumah lainnya mengalami rusak sedang.

Sedikitnya tujuh kepala keluarga dengan total 19 jiwa terdampak langsung akibat musibah tersebut.

Mereka masing-masing adalah Syarifudin, satu KK dua jiwa, rumah rusak berat; Fajri, satu KK tiga jiwa, rusak berat; Suriadi, satu KK tiga jiwa, rusak berat; serta Uwa Jamhari, satu KK tiga jiwa, rusak berat.

Sementara itu, tiga keluarga lainnya mengalami kerusakan sedang, yakni Bu Le dengan satu KK dua jiwa, Adi atau Ahyat dengan satu KK tiga jiwa, dan Husin dengan satu KK tiga jiwa.

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut,” bebernya.

Namun, bagi tujuh keluarga yang terdampak, malam itu meninggalkan luka dan kehilangan yang tidak ringan.

Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung, menyimpan kenangan dan menjadi tempat berkumpul bersama keluarga, kini sebagian besar hanya menyisakan puing dan bangunan yang rusak.

Baca Juga :  Polres Banjar Ungkap 17 Kasus Selama Operasi Jaran Intan 2026, Amankan 8 Sepeda Motor dan Sejumlah Tersangka

Agus mengatakan, keberhasilan mengendalikan api tidak terlepas dari kesiapsiagaan petugas di lapangan serta dukungan para pemadam kebakaran relawan.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Kerja sama antara petugas DPKP dan para relawan juga sangat membantu sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lainnya,” ujarnya.

Proses pemadaman, pendinginan, hingga penanganan di lokasi berlangsung hingga sekitar pukul 00.36 Wita.

Petugas kemudian melakukan pendataan terhadap rumah yang terdampak dan kondisi warga. Sementara itu, jumlah kerugian materi akibat kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib.

Bagi warga terdampak, malam panjang itu bukan sekadar peristiwa kebakaran. Dalam hitungan waktu, mereka harus menghadapi kenyataan bahwa tempat tinggal mereka rusak dan tidak lagi dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Di tengah kepulan asap dan sisa-sisa bangunan yang terbakar, tujuh keluarga kini harus menata kembali kehidupan mereka setelah kehilangan tempat tinggal akibat amukan si jago merah.

Berita Terkait

12 Pengurus Ranting NU Dilantik di Beruntung Baru, Wabup Banjar Dorong Program Nyata untuk Warga
Bupati Banjar Salurkan 350 APD dan BBM Rp50 Juta untuk Relawan Buser 690
DPRD Banjar Soroti APBD 2027, Pemkab Diminta Pastikan Anggaran Tak Sekadar Terserap
Pemkab Banjar Perkuat Pengawasan Pembangunan, OPD Diminta Tak Sekadar Kejar Serapan Anggaran
Karhutla di Gambut Meluas hingga 15 Hektare, Petugas Berjibaku Selama 3 Jam
Sebelum Ajak Masyarakat Taat Pajak, Sekda Banjar Minta ASN Beri Teladan
Lantik 23 Pambakal, Bupati Banjar Tegaskan Tak Ada Lagi Kubu Menang-Kalah
Karhutla Dekati Permukiman, Bupati Banjar Turun Langsung Pantau Pemadaman di Sungai Tabuk

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:53 WITA

12 Pengurus Ranting NU Dilantik di Beruntung Baru, Wabup Banjar Dorong Program Nyata untuk Warga

Senin, 14 September 2026 - 19:18 WITA

Bupati Banjar Salurkan 350 APD dan BBM Rp50 Juta untuk Relawan Buser 690

Rabu, 9 September 2026 - 08:50 WITA

DPRD Banjar Soroti APBD 2027, Pemkab Diminta Pastikan Anggaran Tak Sekadar Terserap

Selasa, 8 September 2026 - 22:56 WITA

Pemkab Banjar Perkuat Pengawasan Pembangunan, OPD Diminta Tak Sekadar Kejar Serapan Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 21:01 WITA

Karhutla di Gambut Meluas hingga 15 Hektare, Petugas Berjibaku Selama 3 Jam

Senin, 7 September 2026 - 19:04 WITA

Sebelum Ajak Masyarakat Taat Pajak, Sekda Banjar Minta ASN Beri Teladan

Senin, 7 September 2026 - 16:00 WITA

Lantik 23 Pambakal, Bupati Banjar Tegaskan Tak Ada Lagi Kubu Menang-Kalah

Jumat, 4 September 2026 - 22:07 WITA

Karhutla Dekati Permukiman, Bupati Banjar Turun Langsung Pantau Pemadaman di Sungai Tabuk

Berita Terbaru

Pria di Gambut Diamankan Polisi Usai Ancam Warga Pakai Parang. Foto ( Resmob Banjar)

Polres Banjar

Tak Butuh Waktu Lama, Resmob Banjar Bekuk Pelaku Pengancaman di Gambut

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:29 WITA