Banjarbaru, matarakyat.co.id – Menyambut Hari Raya Idulfitri, Yayasan Abdul Aziz Halaby menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada lebih dari 3.000 pekerja lapangan di Kota Banjarbaru, Rabu (18/3/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada para pekerja sektor nonformal yang selama ini berperan dalam pelayanan publik, di antaranya petugas kebersihan, tenaga pertamanan, guru mengaji, penggali kubur, hingga penjaga makam.
Wali Kota Banjarbaru yang juga Pembina Yayasan Abdul Aziz Halaby, Erna Lisa Halaby, menyampaikan bahwa seluruh penerima telah terdata melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) serta sejumlah dinas terkait.
“Total penerima sekitar 3.000 orang, dan datanya sudah dihimpun melalui Kesra serta dinas terkait,” ujarnya.
Ia merinci, sebanyak 2.147 penerima berasal dari data Bagian Kesra, kemudian 558 orang dari Dinas Lingkungan Hidup, serta 490 orang dari Dinas Perumahan dan Permukiman.
Menurut Lisa, penyaluran THR kali ini menjadi langkah baru karena menyasar pekerja nonformal yang sebelumnya belum terdata secara terstruktur.
“Biasanya bantuan diberikan langsung ke masyarakat sekitar, namun kali ini penyalurannya lebih terorganisir melalui dinas,” jelasnya.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja yang berkontribusi dalam menjaga kebersihan, lingkungan, dan pelayanan sosial di Banjarbaru.
“Semoga ke depan kita terus diberi kemampuan untuk berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada mereka,” katanya.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Rini, yang bekerja sebagai petugas pertamanan selama 16 tahun, mengaku sangat terbantu dengan adanya THR tersebut.
Ia mengatakan bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran, seperti membeli pakaian anak, kebutuhan pokok, hingga persiapan mudik.






