PT Palmina Utama Siapkan Bantuan dan Usul Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir di Cintapuri

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Direktur PT Palmina Utama, Rahmad Ade Hidayatullah. (Foto: Matarakyat.co.id)

Wakil Direktur PT Palmina Utama, Rahmad Ade Hidayatullah. (Foto: Matarakyat.co.id)

Martapura, matarakyat.co.id – PT Palmina Utama menyatakan komitmennya untuk terlibat dalam penanganan dampak banjir yang melanda sembilan desa di Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar.

Perusahaan menyiapkan bantuan bagi warga terdampak sekaligus mendorong solusi jangka menengah melalui normalisasi sungai dan pembangunan tanggul.

Wakil Direktur PT Palmina Utama, Rahmad Ade Hidayatullah, mengatakan hal tersebut dibahas dalam koordinasi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar serta dinas terkait, sebagai tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Banjar.

“Poin utama yang dibahas adalah solusi yang sebelumnya juga sudah kami sampaikan dalam RDP. Dalam waktu dekat, kami akan memberikan bantuan kepada korban banjir di sembilan desa di Kecamatan Cintapuri Darussalam,” kata Rahmad, Jumat (23/1/2026).

Selain bantuan darurat, Rahmad menyebutkan perlunya langkah penanganan jangka menengah, salah satunya dengan melakukan normalisasi atau pengerukan sungai di sejumlah desa yang dinilai mengalami pendangkalan.

“Untuk jangka menengah, ada beberapa jalur sungai yang perlu dilakukan normalisasi, termasuk kemungkinan pembangunan tanggul. Ini tentu akan dikaji terlebih dahulu oleh Dinas PUPR dan dinas terkait,” ujarnya.

Menurut Rahmad, kajian tersebut penting untuk menentukan sungai mana yang paling mendesak dinormalisasi agar aliran air bisa lebih cepat surut saat curah hujan tinggi.

Baca Juga :  Menemukan yang Paling Berharga: Kebahagiaan Ruhani di Tengah Gemerlap Dunia

Ia menegaskan, upaya tersebut membutuhkan koordinasi lintas instansi karena kewenangan pengelolaan sungai berbeda-beda.

“Karena setiap sungai memiliki kewenangan masing-masing, maka semua pihak terkait harus duduk bersama. Kami siap berkolaborasi, namun tentu tidak bisa seluruhnya dibebankan kepada perusahaan karena sungai ini digunakan oleh banyak kepentingan,” jelasnya.

Rahmad berharap langkah kolaboratif tersebut dapat segera direalisasikan sehingga kejadian banjir serupa tidak kembali terulang dengan dampak yang lebih besar di masa mendatang.

“Harapan kami, solusi ini bisa segera ada, sehingga tahun depan kondisinya tidak separah sekarang, atau bahkan masalah banjir bisa teratasi,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan, ke depan akan dibentuk tim teknis untuk melakukan analisis lapangan, termasuk menghitung volume pekerjaan dan kebutuhan anggaran sebelum dibahas bersama para pemangku kepentingan.

“Nanti akan ada tim yang turun untuk menganalisis mana yang perlu dikerjakan, berapa volumenya, dan berapa anggarannya. Setelah itu baru kita duduk bersama membahas tindak lanjutnya,” tutur Rahmad.

Terkait bantuan sosial, Rahmad menjelaskan bahwa secara administratif wilayah ring satu PT Palmina Utama berada di dua desa, yakni Desa Alalak Padang dan Makmur Karya.

Ia menegaskan, sejak perusahaan berdiri, setiap pengajuan bantuan dari masyarakat di wilayah tersebut selalu direspons.

Baca Juga :  APDESI Merah Putih Kawal Program Strategis Nasional, Desa Didorong Jadi Pusat Ekonomi

“Selama ini, setiap permohonan bantuan atau proposal tidak pernah kami abaikan, selalu kami bantu. Termasuk bantuan sembako yang sudah kami serahkan sekitar dua minggu lalu,” ungkapnya.

Bantuan sembako tersebut diberikan sebagai respons atas kesulitan warga dalam mengakses kebutuhan pokok akibat terhambatnya mobilitas selama banjir.

Sementara itu, penyaluran bantuan ke wilayah ring dua masih akan dibahas lebih lanjut.

Rahmad juga menegaskan bahwa sistem pengelolaan air dan penggunaan sungai oleh PT Palmina Utama telah tercantum dan disetujui dalam dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

“Dalam Amdal sudah dijelaskan bahwa untuk kebun kami yang berada di rawa, sistem pengelolaan air sangat penting. Sungai-sungai yang digunakan, total ada tiga, satu di Kabupaten Banjar dan dua di Kabupaten Barito Kuala, semuanya tercantum dalam dokumen Amdal,” jelasnya.

Ia menambahkan, dokumen Amdal tersebut mengalami penyesuaian seiring perubahan batas wilayah kabupaten pada 2014, yang kemudian diperbarui kembali pada 2016.

“Awalnya Amdal masuk Kabupaten Banjar, namun setelah ada perubahan tata batas wilayah, sebagian masuk Barito Kuala. Oleh sebab itu, dilakukan penyesuaian administrasi,” pungkas Rahmad.

Berita Terkait

Babeh Aldo Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kalsel
Kejati Kalsel Apresiasi Inovasi Penanganan Perkara Kejari Banjar
Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolda Kalsel Terima Penghargaan Kapolda Terbaik dari Kapolri
Grand Qin Hotel Banjarbaru Pererat Sinergi dengan Media, Luncurkan Deretan Promo Kuliner Terbaru
Kejari Banjar Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Siswa SMP
Fenomena Merasa Paling Benar Picu Konflik Sosial, Ini Penjelasannya Menurut Tokoh LDNU Banjar
HIPMI Banjar Genjot Legalitas dan Akses Modal untuk Dorong Pengusaha Naik Kelas
Balap Liar di Depan Kantor Bupati Banjar Viral di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:15 WITA

Babeh Aldo Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kalsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:07 WITA

Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolda Kalsel Terima Penghargaan Kapolda Terbaik dari Kapolri

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:19 WITA

Grand Qin Hotel Banjarbaru Pererat Sinergi dengan Media, Luncurkan Deretan Promo Kuliner Terbaru

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:22 WITA

Kejari Banjar Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Siswa SMP

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:57 WITA

Fenomena Merasa Paling Benar Picu Konflik Sosial, Ini Penjelasannya Menurut Tokoh LDNU Banjar

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:45 WITA

HIPMI Banjar Genjot Legalitas dan Akses Modal untuk Dorong Pengusaha Naik Kelas

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:05 WITA

Balap Liar di Depan Kantor Bupati Banjar Viral di Media Sosial

Minggu, 26 April 2026 - 17:25 WITA

Gerindra Banjar Salurkan Bantuan untuk Warga Paramasan Bawah yang Viral di Media Sosial

Berita Terbaru

Imigrasi Batulicin

Pembukaan MPP Tanah Bumbu, Pendekatan Pelayanan Kepada Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:23 WITA