Pasayangan Barat, Desa Bersejarah di Jantung Martapura yang Bertumbuh dari Tradisi dan Potensi Lokal

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Desa Pasayangan Barat, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, merupakan salah satu desa yang memiliki perjalanan sejarah panjang serta karakter masyarakat yang lekat dengan nilai sosial, budaya dan keagamaan.

Berada di kawasan Martapura, desa ini tumbuh dari perkembangan wilayah Pasayangan yang sejak dahulu dikenal sebagai salah satu kawasan permukiman masyarakat Banjar.

Dilansir dari Wikipedia, Selasa (18/8/2026). Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya pembangunan, muncul gagasan dari para tokoh masyarakat untuk membentuk wilayah pemerintahan tersendiri.

Gagasan tersebut kemudian diwujudkan pada 1978 dengan berdirinya Desa Pasayangan Barat. Nama Pasayangan Barat diambil dari wilayah asalnya, yakni Pasayangan.

Secara historis, penamaan Pasayangan juga tidak terlepas dari karakter masyarakatnya. Kehidupan warga yang dikenal ramah, santun dan memiliki perhatian terhadap pendidikan agama menjadi bagian dari identitas sosial yang berkembang di kawasan tersebut.

Wilayah Strategis di Kecamatan Martapura

Pasayangan Barat memiliki luas wilayah sekitar 54 hektare. Secara administratif, desa ini terdiri atas empat Rukun Tetangga (RT) dan dua Rukun Warga (RW).

Posisinya yang berada di kawasan Martapura membuat Pasayangan Barat berbatasan langsung dengan sejumlah wilayah penting.

Di sebelah utara berbatasan dengan Kelurahan Pasayangan, sebelah selatan dengan Kelurahan Keraton, sebelah barat dengan Desa Pasayangan Selatan, sedangkan sebelah timur berbatasan dengan Desa Sungai Sipai.

Baca Juga :  236 Warga Sungai Bangkal Terima Bantuan Beras, Disalurkan untuk Tiga Bulan

Kondisi geografis Pasayangan Barat didominasi dataran rendah. Karakter wilayah tersebut turut memengaruhi kehidupan masyarakat, terutama ketika musim penghujan tiba. Banjir musiman menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat dari tahun ke tahun.

Namun, kondisi geografis tersebut juga memberikan keuntungan bagi sektor pertanian dan perikanan. Sebagian wilayah desa dimanfaatkan sebagai lahan persawahan dan perkebunan.

Pertanian dan Perikanan Jadi Potensi Masyarakat

Sektor pertanian menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan masyarakat Pasayangan Barat. Padi menjadi salah satu hasil utama dari aktivitas pertanian warga.

Selain pertanian, sektor perikanan juga menjadi bagian dari potensi ekonomi masyarakat.

Kondisi wilayah yang memiliki lahan dan lingkungan yang mendukung membuat usaha perikanan turut berkembang sebagai sumber penghasilan warga.

Di tengah perkembangan kawasan perkotaan Martapura, Pasayangan Barat masih mempertahankan karakter kehidupan masyarakat yang tidak sepenuhnya bergantung pada sektor pertanian.

Sejumlah warga mengembangkan usaha di bidang perdagangan dan jasa. Di antaranya usaha penggosokan intan, perdagangan, perbengkelan hingga menjadi pekerja di sektor konstruksi.

Keberagaman mata pencaharian tersebut menunjukkan bahwa kehidupan ekonomi masyarakat Pasayangan Barat terus berkembang mengikuti perubahan zaman.

Memiliki Jejak Kepemimpinan Sejak 1978

Sejak resmi berdiri pada 1978, Desa Pasayangan Barat telah melalui sejumlah periode kepemimpinan pemerintahan desa.

Baca Juga :  Turun ke Lokasi Banjir, Bupati Banjar Salurkan Ribuan Paket Bantuan di Martapura

Berdasarkan catatan sejarah desa, Ahmad Ismail tercatat menjadi pemimpin pertama Pasayangan Barat pada periode 1978 hingga 1983. Kepemimpinan kemudian dilanjutkan Abdurrahman pada 1983 hingga 2002.

Setelah itu, Bahruddin Zaini memimpin pada 2002–2007, kemudian Abu Bakar Bahasyim pada 2007–2013. Selanjutnya, Syaibatul Hamdi menjabat pada periode 2013–2019.

Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Pasayangan Barat dalam membangun pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Menjaga Identitas, Menatap Masa Depan

Sebagai desa yang berada di kawasan strategis Kecamatan Martapura, Pasayangan Barat menghadapi tantangan sekaligus peluang dalam perkembangan wilayah.

Di satu sisi, desa perlu menjaga karakter sosial dan budaya masyarakat yang telah terbentuk sejak lama.

Di sisi lain, perkembangan kawasan perkotaan menuntut desa untuk terus meningkatkan pelayanan, perekonomian dan kualitas sumber daya masyarakat.

Dengan potensi pertanian, perikanan, perdagangan dan jasa yang dimiliki, Pasayangan Barat mempunyai modal sosial dan ekonomi untuk terus berkembang.

Sejarah panjang sejak 1978 menjadi pijakan bagi masyarakat Pasayangan Barat untuk melanjutkan pembangunan desa, sekaligus mempertahankan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi bagian dari identitas masyarakatnya.

Pasayangan Barat bukan sekadar wilayah administratif di Kecamatan Martapura.

Desa ini merupakan bagian dari perjalanan sejarah kawasan Martapura yang terus bergerak, tumbuh dan beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan akar budaya serta kehidupan masyarakatnya.

Berita Terkait

Desa Awang Bangkal Barat Juara 1 Kompetisi INTAN BANJAR 2026, Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Penggerak Ekonomi
Desa Sungai Bangkal Tetapkan RKPDES 2027, Libatkan Unsur Pemerintah hingga Tokoh Masyarakat
Posyandu Siklus Hidup di Awang Bangkal Barat Layani Balita, Remaja, dan Lansia
CV Sumber Rezeki Gelar Pengobatan Gratis bagi 200 Warga Awang Bangkal Barat, Bantu Atasi Dampak Kabut Asap
Desa Lok Baintan Dalam Gelar Musrenbangdes 2027, Tampung Aspirasi untuk Pembangunan Desa
BPK JALA Sigap Padamkan Karhutla di Desa Jawa Laut, Pembakal Apresiasi Gerak Cepat Pemuda
Bulog Salurkan 306 Zak Beras untuk 102 KPM di Desa Kupang Rejo
Pemuda dan Pemerintah Desa Jawa Laut Audiensi dengan Bupati Banjar, Sampaikan Aspirasi Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:29 WITA

Desa Awang Bangkal Barat Juara 1 Kompetisi INTAN BANJAR 2026, Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Penggerak Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 16:39 WITA

Desa Sungai Bangkal Tetapkan RKPDES 2027, Libatkan Unsur Pemerintah hingga Tokoh Masyarakat

Kamis, 24 September 2026 - 15:42 WITA

Posyandu Siklus Hidup di Awang Bangkal Barat Layani Balita, Remaja, dan Lansia

Kamis, 24 September 2026 - 15:37 WITA

CV Sumber Rezeki Gelar Pengobatan Gratis bagi 200 Warga Awang Bangkal Barat, Bantu Atasi Dampak Kabut Asap

Rabu, 23 September 2026 - 11:54 WITA

Desa Lok Baintan Dalam Gelar Musrenbangdes 2027, Tampung Aspirasi untuk Pembangunan Desa

Senin, 21 September 2026 - 09:05 WITA

BPK JALA Sigap Padamkan Karhutla di Desa Jawa Laut, Pembakal Apresiasi Gerak Cepat Pemuda

Kamis, 17 September 2026 - 18:53 WITA

Bulog Salurkan 306 Zak Beras untuk 102 KPM di Desa Kupang Rejo

Kamis, 17 September 2026 - 18:49 WITA

Pemuda dan Pemerintah Desa Jawa Laut Audiensi dengan Bupati Banjar, Sampaikan Aspirasi Pembangunan

Berita Terbaru

Polres Banjar

Diduga Bakar Lahan Untuk Perluasan Area, Dua Pemilik Lahan Diamankan

Jumat, 9 Okt 2026 - 20:30 WITA