Banjir Dua Pekan Belum Surut, Rahmat Saleh Turun Langsung Bantu Warga Tambak Baru

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjar, matarakyat.co.id – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar selama hampir dua pekan terakhir masih memberikan dampak besar bagi masyarakat.

Ratusan rumah warga terendam, terutama di kawasan bantaran Sungai Martapura dan daerah dataran rendah, sehingga aktivitas harian warga terganggu dan kebutuhan dasar semakin sulit dipenuhi.

Di tengah kondisi tersebut, anggota DPRD Kabupaten Banjar, Rahmat Saleh, turun langsung ke lokasi terdampak banjir di Desa Tambak Baru dan Desa Tambak Baru Ulu, Kecamatan Martapura, pada Sabtu (3/1/2026) sore.

Kehadirannya sekaligus membawa bantuan logistik bagi warga yang masih bertahan di tengah genangan air.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa menyalurkan bantuan untuk warga Tambak Baru dan Tambak Baru Ulu. Dari banyaknya desa terdampak, memang belum semuanya dapat kami jangkau,” ujar Rahmat Saleh saat meninjau lokasi.

Ia menyebutkan, bantuan yang disalurkan pada hari itu mencapai sekitar 200 paket.

Sebelumnya, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan serupa ke sejumlah desa lain yang terdampak banjir, seperti Desa Bincau, Bincau Muara, Pesayangan, dan Keraton.

Baca Juga :  Perhatian pada Infrastruktur dan Bantuan Sosial, M Hasan Hamdan Respons Keluhan Warga

Bantuan yang diberikan berupa mi instan, air mineral, serta roti dalam puluhan dus.

Rahmat Saleh mengaku prihatin dengan kondisi banjir yang hampir setiap tahun melanda Kabupaten Banjar, bahkan kali ini dinilai lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, persoalan banjir tidak bisa ditangani secara parsial dan membutuhkan kerja sama lintas sektor.

“Kejadian seperti ini sudah berulang setiap tahun. Sudah saatnya seluruh stakeholder duduk bersama untuk merumuskan solusi jangka panjang agar beban masyarakat tidak terus berulang,” tegasnya.

Selain dampak ekonomi, banjir juga mulai memunculkan persoalan kesehatan di tengah masyarakat, seperti diare dan penyakit kulit.

Rahmat Saleh menyebut kondisi tersebut umum terjadi akibat lingkungan yang tidak sehat dan air yang tercemar.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama Bupati Banjar telah lebih dahulu turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kesehatan dan obat-obatan.

“Alhamdulillah pemerintah daerah sudah bergerak cepat memberikan bantuan kesehatan dan logistik kepada warga,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Banjar untuk terus mendorong penguatan UMKM dan ekonomi kerakyatan, agar warga tetap memiliki sumber penghasilan meski terdampak bencana.

Baca Juga :  Perahu Evakuasi Parkir Saat Banjir, DPRD Banjar Layangkan Kritik ke BPBD

Berdasarkan data pemerintah daerah, banjir di Kabupaten Banjar saat ini berdampak pada sekitar 5.000 jiwa.

Ribuan warga terpaksa mengungsi di berbagai titik, seperti Pesayangan dan Pemborongan yang masing-masing menampung sekitar 350 pengungsi, bahkan ada lokasi yang menampung hingga 2.000 orang.

Dalam kunjungannya, Rahmat Saleh menyusuri permukiman warga yang masih terendam banjir serta berdialog langsung untuk mendengarkan keluhan dan kebutuhan mendesak masyarakat.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga hingga kondisi kembali normal.

“Alhamdulillah Pak Rahmat datang. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu. Semalam juga Pak Bupati sudah berkunjung dan memberikan bantuan,” ujar Ramlan, warga RT 03 Desa Tambak Baru Ulu.

Tercatat, sekitar 150 rumah di enam RT Desa Tambak Baru Ulu masih terendam banjir.

Warga berharap perhatian dan bantuan dari berbagai pihak terus berlanjut hingga air benar-benar surut dan kehidupan kembali pulih.

Berita Terkait

Dirjen Imigrasi Paparkan 3 Pilar Strategi Nasional di Forum DGICM ASEAN ke-29, Indonesia Ditunjuk Pimpin Isu Penyelundupan Manusia
Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan
Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif
DPRD Tanbu Dengarkan Pendapat Pemkab Soal Raperda
DPRD Tanbu Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Satui
Wakil Ketua DPRD Puji Keberhasilan Polres Tanbu Ungkap Narkoba 1,9 Kilo
DPRD Tanbu Minta Kepolisian Lakukan Pengawasan Distribusi BBM
DPRD Tanbu Soroti SiLPA di LPJ APBD 2025

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:53 WITA

Dirjen Imigrasi Paparkan 3 Pilar Strategi Nasional di Forum DGICM ASEAN ke-29, Indonesia Ditunjuk Pimpin Isu Penyelundupan Manusia

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:33 WITA

Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:55 WITA

Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:39 WITA

DPRD Tanbu Dengarkan Pendapat Pemkab Soal Raperda

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:34 WITA

DPRD Tanbu Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Satui

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:24 WITA

Wakil Ketua DPRD Puji Keberhasilan Polres Tanbu Ungkap Narkoba 1,9 Kilo

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:29 WITA

DPRD Tanbu Minta Kepolisian Lakukan Pengawasan Distribusi BBM

Senin, 15 Juni 2026 - 19:40 WITA

DPRD Tanbu Soroti SiLPA di LPJ APBD 2025

Berita Terbaru

oplus_0

Nasional

Di Bawah Lampu Tathya, Jual Beli Asa Bernama Voli

Kamis, 25 Jun 2026 - 08:11 WITA