Tim Gabungan Resmob Banjar dan Kalsel Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Sadis di Hutan Paramasan

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 12:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id — Kecepatan penanganan dan kejelian Unit Gabungan di lapangan.

Tim gabungan dari Polda Kalimantan Selatan dan Polres Banjar berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis di wilayah Dusun Oman, Desa Paramasan Atas, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar.

Dalam operasi gabungan yang digelar sejak Rabu (16/7/2025) malam hingga Jumat (18/7/2025), dua pelaku berhasil diamankan, yakni seorang perempuan berinisial FT dan pria berinisial PP.

Menurut informasi resmi dari kepolisian, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan tindak pidana pembunuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHP.

“Tim yang terdiri dari Unit Resmob Polda Kalsel, Unit Identifikasi Ditreskrimum Polda Kalsel, Unit Resmob, Unit Kamneg Sat Intelkam dan Identifikasi Polres Banjar, serta Polsek Sungai Pinang, langsung bergerak ke lokasi kejadian,” ujar Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, Senin (21/7/2025).

Kapolres memaparkan, pada Rabu, 16 Juli 2025 pukul 23.30 WITA, tim berangkat menuju Dusun Oman. Kamis, 17 Juli 2025 pukul 04.50 WITA, pelaku perempuan, FT berhasil diamankan di kediamannya.

Baca Juga :  Ratusan Botol Miras dan 487 Gram Sabu Disita, Polres Banjar Gencarkan Operasi Jelang Ramadhan

Pada hari Jumat, 18 Juli 2025 pukul 16.00 Wita, pengembangan penyelidikan dilakukan.

“Pukul 20.00 Wita, pelaku kedua, PP berhasil diamankan bersama senjata tajam yang digunakan dalam aksi pembunuhan,” bebernya.

Ia menyebutkan, pelaku perempuan berinisial F (28), yang merupakan istri korban, dibantu oleh kakaknya P (34), melakukan aksi pembunuhan secara brutal terhadap korban berinisial D.

“Hasil penyelidikan mengindikasikan bahwa motif utama mutilasi dipicu oleh rasa cemburu dan sakit hati pelaku F terhadap korban. Ia menaruh curiga terhadap hubungan suaminya dengan rekan kerja serta saudara laki-lakinya sendiri,” ungkap Dr. Fadli.

Puncak konflik terjadi pada Rabu, 16 Juli 2025 sekitar pukul 15.00 Wita.

“Saat dalam perjalanan menuju lokasi kerja, keduanya terlibat pertengkaran hebat di tepi Sungai Kusan. Dalam pertikaian tersebut, korban sempat memukul F hingga terjatuh,” ujarnya.

Melihat adiknya dianiaya, P yang saat itu membawa dua senjata tajam sebilah parang dan satu belati langsung menyerang korban secara membabi buta.

“Tak hanya itu, F juga ikut membacok tangan suaminya hingga putus. Setelah korban tak berdaya, P menggorok lehernya hingga terputus, kemudian membuang kepala korban sejauh sekitar tujuh meter dari tubuhnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Motif Cemburu, Istri dan Kakaknya Mutilasi Suami di Hutan Paramasan

Aksi pembuangan itu, kata Kapolres didasari rasa takut bahwa korban bisa “hidup kembali”.

“Kedua pelaku berhasil diamankan di hari yang sama oleh tim gabungan dari Satreskrim, Satintelkam, dan Polsek Sungai Pinang, dibantu Resmob Polda Kalsel,” bebernya.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain, dua bilah senjata tajam (parang dan belati), pakaian korban dan pelaku, sepasang sepatu boots milik korban,” katanya.

“Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan kematian. Keduanya terancam hukuman penjara hingga 15 tahun,” tutupnya.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa konflik dalam rumah tangga yang tidak diselesaikan secara dewasa dapat berujung fatal.

Pihak kepolisian masih terus mendalami kemungkinan adanya motif lain dalam kasus ini.

Berita Terkait

Ratusan Personel Disiagakan, Pengamanan Haul di Kabupaten Banjar Diperkuat
Polres Banjar Matangkan Pengamanan Haul Datu Kelampayan ke-220, Ribuan Jamaah Diprediksi Hadir
Jalin Kebersamaan di Bulan Ramadan, Kapolres Banjar Bukber dengan Insan Pers
Kapolres Banjar Gandeng Mahasiswa Berbagi 200 Paket Takjil
Kapolres Banjar Pererat Silaturahmi Ramadan, Gandeng Tokoh dan Ormas Jaga Kondusivitas Daerah
Pria Asal Pontianak Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Sungai Paring, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Banjar dan Bhayangkari Bagikan 150 Takjil di Hari Kedua Ramadan, Komitmen Rutin Setiap Pekan
Proyek GOR Rp4,9 Miliar Disorot, Polres Banjar Siap Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:34 WITA

Ratusan Personel Disiagakan, Pengamanan Haul di Kabupaten Banjar Diperkuat

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:07 WITA

Polres Banjar Matangkan Pengamanan Haul Datu Kelampayan ke-220, Ribuan Jamaah Diprediksi Hadir

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:07 WITA

Jalin Kebersamaan di Bulan Ramadan, Kapolres Banjar Bukber dengan Insan Pers

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:19 WITA

Kapolres Banjar Gandeng Mahasiswa Berbagi 200 Paket Takjil

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:37 WITA

Kapolres Banjar Pererat Silaturahmi Ramadan, Gandeng Tokoh dan Ormas Jaga Kondusivitas Daerah

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:03 WITA

Pria Asal Pontianak Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Sungai Paring, Polisi Lakukan Penyelidikan

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:36 WITA

Polres Banjar dan Bhayangkari Bagikan 150 Takjil di Hari Kedua Ramadan, Komitmen Rutin Setiap Pekan

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:21 WITA

Proyek GOR Rp4,9 Miliar Disorot, Polres Banjar Siap Turun Tangan

Berita Terbaru

Advetorial

DPRD Tanah Bumbu Terima LKPj Tahun Anggaran 2025

Selasa, 24 Mar 2026 - 13:08 WITA