Polres Banjarbaru Amankan 12 Remaja Diduga Terlibat Kelompok Penyimpang, Temukan Sajam

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 22:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, matarakyat.co.id – Kepolisian Resor (Polres) Banjarbaru terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.

Dalam patroli rutin akhir pekan, petugas berhasil mengamankan 12 remaja di bawah umur yang diduga tergabung dalam kelompok remaja dengan aktivitas menyimpang.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, melalui Kasat Reskrim AKP Haris Wicaksono, menyampaikan bahwa penindakan dilakukan dalam dua tahap terpisah.

Pada patroli pertama yang digelar Minggu dini hari (29/6/2025), enam remaja diamankan saat sedang berkumpul di salah satu lokasi di Kota Banjarbaru.

“Dari hasil pemeriksaan, diketahui mereka tergabung dalam sebuah grup WhatsApp yang mengarah pada perilaku menyimpang. Bahkan, salah satu remaja mengaku menyimpan senjata tajam di rumahnya,” ujar AKP Haris pada Senin (30/6/2025).

Baca Juga :  Polres Banjarbaru Musnahkan 2,3 Kg Sabu, 9 Tersangka Diamankan

Petugas kemudian menindaklanjuti pengakuan tersebut dan berhasil menemukan tujuh bilah senjata tajam di kediaman salah satu dari mereka.

Selanjutnya, pada patroli Senin pagi (30/6/2025), aparat kembali mengamankan enam remaja lainnya.

Meskipun saat diamankan mereka tidak membawa senjata tajam, hasil pengembangan menemukan dua senjata serupa di rumah salah satu anggota kelompok tersebut.

“Totalnya ada 12 anak yang kami amankan. Sebagian besar masih berstatus pelajar tingkat SMP, sementara sisanya diketahui sudah putus sekolah,” tambahnya.

Baca Juga :  Polres Banjarbaru Siagakan Ratusan Personel Amankan PSU, 21 TPS Masuk Kategori Sangat Rawan

Karena saat diamankan para remaja tersebut tidak terbukti membawa senjata secara langsung, mereka tidak ditahan.

Namun, pihak kepolisian memberikan pembinaan, mewajibkan mereka untuk melapor secara berkala, serta memanggil orang tua dan pihak sekolah untuk turut melakukan pendampingan.

Langkah ini, menurut AKP Haris, merupakan bentuk upaya pencegahan terhadap potensi kejahatan di kalangan remaja serta untuk menciptakan suasana Kota Banjarbaru yang kondusif.

“Dengan pembinaan ini, kami berharap para remaja tersebut tidak kembali terlibat dalam tindakan melanggar hukum,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tujuh Bulan Tanpa Tersangka, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura Desak Kepastian Hukum
Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti
Ketika Tawa Anak Terjual Murah: Jeritan Sunyi dari Megalau Hulu
Mayat Pria Ditemukan di Pintu Aliran Air Sungai Tuan Ulu, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi
Polres Banjar Telusuri Dugaan Jalur Peredaran Narkoba dari Malaysia
Darah di Batu Bulan: Ketika Tersinggung Berakhir pada Nyawa
Sat Resnarkoba Polres Banjar Raih Peringkat Pertama Pengungkapan Kasus Narkoba di Polda Kalsel
Polisi Ancam Tindak Tegas Oknum SPBU dan Preman Pengatur BBM

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:07 WITA

Tujuh Bulan Tanpa Tersangka, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura Desak Kepastian Hukum

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:04 WITA

Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:17 WITA

Ketika Tawa Anak Terjual Murah: Jeritan Sunyi dari Megalau Hulu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:02 WITA

Mayat Pria Ditemukan di Pintu Aliran Air Sungai Tuan Ulu, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:46 WITA

Polres Banjar Telusuri Dugaan Jalur Peredaran Narkoba dari Malaysia

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:25 WITA

Darah di Batu Bulan: Ketika Tersinggung Berakhir pada Nyawa

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:39 WITA

Sat Resnarkoba Polres Banjar Raih Peringkat Pertama Pengungkapan Kasus Narkoba di Polda Kalsel

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:39 WITA

Polisi Ancam Tindak Tegas Oknum SPBU dan Preman Pengatur BBM

Berita Terbaru

Desa Awang Bangkal Barat

Stunting di Awang Bangkal Barat Turun Jadi 26 Persen, Pemdes Targetkan Nol Kasus

Senin, 8 Jun 2026 - 14:48 WITA