Harga Gas Melon Eceran di Kabupaten Banjar Melonjak, Tembus Rp50 Ribu per Tabung

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 10:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gas Melon

Ilustrasi Gas Melon

Martapura, matarakyat.co.id – Harga gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram di tingkat eceran di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pantauan di lapangan, gas elpiji yang kerap disebut “gas melon” itu kini dijual hingga mencapai Rp50.000 per tabung. Angka tersebut jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Bahkan, di sejumlah pangkalan, stok gas 3 kilogram tersebut dilaporkan kosong.

Kenaikan harga ini sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Selain harganya yang melambung, ketersediaannya pun mulai sulit ditemukan di pasaran.

Baca Juga :  Ali Syahbana Tanggapi Pengibaran Bendera One Piece: Perlu Pendekatan Edukatif

“Sebelumnya kami masih bisa beli seharga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu. Sekarang sudah naik jadi Rp45 ribu bahkan Rp50 ribu. Itu pun kadang harus keliling dulu untuk mencari yang masih menjual,” ujar Yati, salah satu warga Martapura, Sabtu (28/6/2025).

Hal serupa diungkapkan salah satu, pedagang gorengan di Martapura, Syaifull.

Baca Juga :  Ali Syahbana Tekankan Pentingnya Pola Pikir Finansial, Ajak Pemuda Banjar Bangun Ekonomi dari Perilaku

“Tadi pagi saya beli LPG 3 kilogram seharga Rp50 ribu,” ujarnya singkat.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Kemetrologian dan Bina Usaha Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, Rudy Mulyadi, menyampaikan pernyataan singkat.

“Nanti setelah rapat, kita wawancara,” ujarnya usai melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pangkalan di Jalan Pendidikan, Kelurahan Sekumpul, Senin (30/6/2025).

Berita Terkait

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital
Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan
Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:14 WITA

75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terbaru

Pria di Gambut Diamankan Polisi Usai Ancam Warga Pakai Parang. Foto ( Resmob Banjar)

Polres Banjar

Tak Butuh Waktu Lama, Resmob Banjar Bekuk Pelaku Pengancaman di Gambut

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:29 WITA