Dugaan Korupsi di Bank BUMN Terungkap, Kejari Banjar Sita Aset Rp973 Juta dari Kerugian Negara Rp4,1 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 17:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi di sektor perbankan dengan nilai kerugian negara mencapai Rp4,1 miliar.

Kasus ini melibatkan seorang perempuan berinisial S, yang diduga telah menyalahgunakan jabatannya di sebuah bank milik negara (BUMN) selama beberapa tahun.

Hal itu dikatakan, Kepala Kejari Banjar Bambang Rudi Hartoko, didampingi Kasi Intel Robert Iwan, dan Kasi Pidsus Harry Wijaya Kusuma, kepada awak media, Rabu (16/4/2025).

Baca Juga :  Sempat Kabur Selama 22 Hari, Oknum Kades Sungai Alat Berhasil Diamankan

Bambang Rudi Hartoko, menyampaikan bahwa perkara ini merupakan hasil temuan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan dan dilimpahkan untuk ditindaklanjuti di tingkat daerah. Bahwa pihaknya telah menyita aset senilai Rp.973.153.237. Dari terpidana, yang terdiri dari uang tunai, dua unit mobil, dan satu unit rumah.

“Barang ini nantinya akan kita lelang. Jika belum mencukupi, maka aset lainnya akan kembali disita hingga memenuhi kerugian negara,” ujar Bambang.

Bambang menyatakan bahwa pelaku melakukan aksinya seorang diri dan memanfaatkan posisinya dalam struktur bank. Namun, ia tidak memerinci jabatan pelaku ataupun sejak kapan korupsi ini berlangsung. Tidak disebut pula apakah ada potensi keterlibatan pihak lain atau kelalaian dari manajemen bank.

Baca Juga :  Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kejari Kabupaten Banjar

“Berawal dari adanya dugaan fraud perbankan, di mana menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi,” kata Bambang.

Hingga kini, proses hukum terhadap kasus ini disebut masih akan memakan waktu panjang. Terpidana S telah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Martapura.

Berita Terkait

Tujuh Bulan Tanpa Tersangka, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura Desak Kepastian Hukum
Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti
Mayat Pria Ditemukan di Pintu Aliran Air Sungai Tuan Ulu, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi
Polres Banjar Telusuri Dugaan Jalur Peredaran Narkoba dari Malaysia
Diduga Dengar Bisikan Gaib, Pria di Banjar Bacok Ayah dan Tetangga
Dominasi Kasus Narkotika, Kejari Banjar Musnahkan Barang Bukti 106 Perkara
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Kontrakan di Kertak Hanyar
Residivis Curat Lintas Daerah Dibekuk di NTB, Gasak Uang dan Perhiasan Rp70 Juta di Martapura

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:07 WITA

Tujuh Bulan Tanpa Tersangka, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura Desak Kepastian Hukum

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:04 WITA

Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:02 WITA

Mayat Pria Ditemukan di Pintu Aliran Air Sungai Tuan Ulu, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:46 WITA

Polres Banjar Telusuri Dugaan Jalur Peredaran Narkoba dari Malaysia

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:05 WITA

Diduga Dengar Bisikan Gaib, Pria di Banjar Bacok Ayah dan Tetangga

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:21 WITA

Dominasi Kasus Narkotika, Kejari Banjar Musnahkan Barang Bukti 106 Perkara

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:54 WITA

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Kontrakan di Kertak Hanyar

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WITA

Residivis Curat Lintas Daerah Dibekuk di NTB, Gasak Uang dan Perhiasan Rp70 Juta di Martapura

Berita Terbaru

Desa Awang Bangkal Barat

Stunting di Awang Bangkal Barat Turun Jadi 26 Persen, Pemdes Targetkan Nol Kasus

Senin, 8 Jun 2026 - 14:48 WITA