AWAS BAHAYA! 15 Aplikasi Berisi Malware Serang Pengguna HP, Indonesia Jadi Target Utama!

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 16:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Waspadalah! Gelombang ancaman siber kembali menghantui pengguna ponsel pintar, termasuk di Indonesia.

Sebanyak 15 aplikasi berbahaya telah teridentifikasi menyebarkan malware jenis Spyloan, menyamar rapi sebagai aplikasi pinjaman online (pinjol) terpercaya.

Temuan mengejutkan ini dilaporkan oleh perusahaan keamanan siber McAfee dan dikutip oleh CNBC Indonesia.

Aplikasi-aplikasi tersebut sempat lolos masuk ke toko aplikasi resmi dan berhasil menjebak jutaan pengguna di seluruh dunia – termasuk di Asia Selatan, Amerika Selatan, Afrika, dan Indonesia.

Baca Juga :  Modus Jambret di Malam Hari: Incar Perempuan, Tarik Paksa Tas, hingga Seret Korban 30 Meter

Dengan tampilan meyakinkan yang meniru aplikasi keuangan resmi, para penjahat siber berhasil menipu korban dan mencuri data pribadi hingga informasi keuangan sensitif.

Bahkan, malware ini mampu mengakses dan menguras rekening korban tanpa disadari!

Yang lebih mengkhawatirkan, tiga dari aplikasi tersebut terpantau aktif menyasar pengguna di Indonesia.

Jika kamu merasa pernah mengunduh aplikasi pinjol yang mencurigakan, segera hapus sekarang juga sebelum terlambat!

Baca Juga :  Puluhan Kilogram Gram Sabu Jaringan Fredy Pratama, Berhasil Diamankan Polda Kalsel 

Jangan Jadi Korban Berikutnya! Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dalam mengunduh aplikasi, terutama yang berkaitan dengan layanan keuangan.

Pastikan aplikasi yang digunakan telah terdaftar resmi di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan memiliki ulasan pengguna yang kredibel.

Keamanan digital kini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Lindungi datamu, cek legalitas aplikasimu, dan jangan mudah tergiur tawaran pinjaman cepat tanpa verifikasi!

Sumber Berita : Humas Polres Banjar

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Masih Berproses, Polres Banjar Kedepankan Mediasi
Polres Banjar Musnahkan 202,2 Gram Sabu dari 11 Kasus Narkoba, Libatkan Tersangka Saat Pemusnahan
Sesosok Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Penggalaman, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Polres Banjar Ungkap 46 Kasus Narkoba saat Ops Antik Intan 2026, 54 Orang Ditangkap
Sat Resnarkoba Polres Banjar Raih Peringkat Pertama Pengungkapan Kasus Narkoba di Polda Kalsel
Pelaku Pembacokan di Sungai Pinang Diduga Positif Narkoba, Polisi Dalami Motif
Polisi Ancam Tindak Tegas Oknum SPBU dan Preman Pengatur BBM

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WITA

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Masih Berproses, Polres Banjar Kedepankan Mediasi

Senin, 8 Juni 2026 - 13:43 WITA

Polres Banjar Musnahkan 202,2 Gram Sabu dari 11 Kasus Narkoba, Libatkan Tersangka Saat Pemusnahan

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:37 WITA

Sesosok Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Penggalaman, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:20 WITA

Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:57 WITA

Polres Banjar Ungkap 46 Kasus Narkoba saat Ops Antik Intan 2026, 54 Orang Ditangkap

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:39 WITA

Sat Resnarkoba Polres Banjar Raih Peringkat Pertama Pengungkapan Kasus Narkoba di Polda Kalsel

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:19 WITA

Pelaku Pembacokan di Sungai Pinang Diduga Positif Narkoba, Polisi Dalami Motif

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:39 WITA

Polisi Ancam Tindak Tegas Oknum SPBU dan Preman Pengatur BBM

Berita Terbaru

oplus_0

Nasional

Di Bawah Lampu Tathya, Jual Beli Asa Bernama Voli

Kamis, 25 Jun 2026 - 08:11 WITA