Batulicin, matarakyat.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin melalui Mandora MX77 menggelar Latihan Bersama (Latber) dan Lomba Trail Game Motor Trail serta Sepeda BMX Anak-Anak, Minggu (13/09/2026). Kegiatan yang berlangsung di Sirkuit Mini Mandora MX77 Lapas Batulicin tersebut menghadirkan lintasan penuh lika-liku yang menguji keberanian, ketangkasan, dan kemampuan peserta menaklukkan setiap tantangan.
Kegiatan berlangsung di Sirkuit Mini Mandora MX77 Lapas Batulicin, Desa Saring Sungai Bubu, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu. Karakter lintasan yang menantang membuat setiap rider harus mampu menjaga kendali, membaca medan, serta mengatur strategi agar dapat melewati setiap bagian sirkuit dengan baik.
Sebanyak 52 peserta turut memeriahkan kegiatan yang sarat dengan tantangan dan adrenalin tersebut dari berbagai komunitas trail di Tanah Bumbu. Mereka berasal dari Mandora MX77, Shimaru, AT Group, MR 54, WAT, BRU, SKSA PT KAM, BGTC, dan AMER, sementara kategori sepeda BMX anak-anak diikuti 15 peserta yang terdiri dari 13 anak laki-laki dan 2 peserta perempuan.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WITA dengan menghadirkan suasana kompetisi yang dinamis di lintasan. Tidak hanya menguji kemampuan teknis dan keberanian peserta, kegiatan ini juga menjadi ruang bertemunya berbagai komunitas rider untuk membangun komunikasi dan mempererat silaturahmi.
Kehadiran kategori BMX anak-anak turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut dengan menghadirkan peserta usia muda untuk mengenal olahraga secara positif. Sementara bagi para rider trail, lintasan menjadi arena untuk menguji kemampuan sekaligus menikmati tantangan medan yang membutuhkan konsentrasi, keberanian, dan ketepatan dalam mengambil keputusan.
Pembina Mandora MX77 sekaligus Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga membangun hubungan antarkomunitas. Menurutnya, tantangan di lintasan dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan sportivitas sekaligus memperkuat kebersamaan.
“Setiap lintasan memiliki tantangan yang berbeda sehingga peserta dituntut untuk tetap fokus, berani, dan mampu mengendalikan diri. Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah olahraga yang positif sekaligus mempererat silaturahmi antarrider di Tanah Bumbu dan sekitarnya,” ujar Thoha Yahya Umar Sidiq.
Panitia Mandora MX77 menjelaskan bahwa Latber dan Lomba Trail Game dirancang untuk memberikan pengalaman kepada peserta dalam menghadapi karakter lintasan yang penuh tantangan. Kehadiran kategori BMX anak-anak juga menjadi bagian dari upaya memperluas ruang olahraga bagi generasi muda sekaligus memperkenalkan mereka pada aktivitas yang mengedepankan keterampilan dan sportivitas.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga trail dan BMX tidak hanya menawarkan tantangan adrenalin, tetapi juga membuka ruang pertemuan bagi komunitas dengan latar belakang yang beragam. Dari satu tikungan ke tikungan berikutnya, peserta diuji untuk tetap menjaga keseimbangan, mengendalikan kendaraan, dan menyelesaikan lintasan dengan kemampuan terbaik.
Melalui kegiatan ini, Mandora MX77 Lapas Batulicin menghadirkan sebuah arena yang mempertemukan tantangan, keterampilan, dan kebersamaan dalam satu lintasan. Lika-liku sirkuit tidak hanya menjadi medan untuk menguji kemampuan rider, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan membangun suasana olahraga yang positif di Kabupaten Tanah Bumbu.






