Dari Kolam Menuai Harapan, Lapas Batulicin Panen 51 Kg Lele

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 15:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin,matarakyat.co.id — Matahari Batulicin belum terlalu tinggi ketika air di kolam pembinaan Lapas Kelas III Batulicin mulai beriak. Jaring serok turun naik, dan dari kedalaman air muncul kilau tubuh lele yang licin, gelap, dan penuh tenaga, pada Selasa (01/09/2026) pagi.

Sebanyak 51 kilogram lele berhasil dituai. Bukan sekadar angka di timbangan, tapi buah dari 2,5 bulan kesabaran yang ditanam di air.

Di sinilah, di balik pagar, pembinaan menemukan bentuknya yang paling nyata: bukan ceramah, tapi lumpur di kaki. Bukan teori, tapi pakan yang ditebar tiga kali sehari. Bukan janji, tapi kolam yang dijaga kualitas airnya agar napas ikan tetap panjang.

Warga Binaan yang menggulung lengan dan turun ke kolam terpal itu belajar lebih dari sekadar membudidaya. Mereka belajar menunggu. Belajar merawat tanpa pamrih. Belajar bahwa sesuatu yang kecil, jika diberi waktu dan tanggung jawab, akan tumbuh menjadi hasil.

Baca Juga :  Sekda Tanah Bumbu H Ambo Sakka Tinjau Gedung Baru SMPN 4 Kusan Hilir

Hasil panen itu tak disimpan. Ia dijual. Dan dari penjualan itu lahir lagi siklus baru: untuk membeli pakan, untuk merawat peralatan, untuk memastikan kolam berikutnya tetap hidup. Di sinilah kemandirian dipraktikkan, bukan dihafal.

Muhammad Subhan Abdi, petugas Lapas Batulicin, memandangi hasil kerja itu dengan tenang.

“Panen lele ini menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian dapat berjalan melalui proses yang terarah dan konsisten. Warga Binaan tidak hanya belajar memelihara ikan, tetapi juga memahami bahwa keberhasilan budidaya membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dari awal hingga panen,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan, berinisial M, menggenggam seekor lele di tangannya. Air masih menetes dari kumis panjang si ikan.

“Selama ikut mengelola lele, saya mendapatkan banyak pengalaman tentang cara merawat dan menjaga ikan sampai bisa dipanen. Kalau nanti sudah bebas, saya punya niat untuk mengembangkan bidang perikanan ini menjadi usaha karena ilmu yang saya dapat di sini bisa menjadi bekal,” katanya pelan, namun pasti.

Baca Juga :  Bupati Bang Arul Paparkan Tujuh Misi Prioritas Pembangunan dalam Rancangan Awal RPJMD 2025-2029

Di ujung lapangan, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, berdiri menyaksikan. Baginya, kolam ini bukan sekadar tempat budidaya.

“Kami mendukung setiap langkah pembinaan kemandirian yang memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk belajar, bekerja, dan menghasilkan. Kami berharap tanggung jawab yang dibangun melalui kegiatan seperti budidaya lele dapat menjadi bekal positif sekaligus memberikan energi yang baik bagi keberlangsungan program pembinaan di Lapas Batulicin,” tegasnya.

51 kilogram, mungkin tak seberapa bagi pasar. Tapi bagi mereka yang menebar benih dengan tangan sendiri, memberinya makan dalam hujan dan panas, dan akhirnya menuainya, itu adalah bukti.

Bukti bahwa dari air keruh bisa lahir rezeki. Bukti bahwa dari keterbatasan bisa tumbuh kemandirian.
Bukti bahwa setiap kolam, jika dirawat, akan mengajari kita cara menuai harapan.

Berita Terkait

Kepala Dishub Mangkir dari Rapat Banggar, Irwan Bora: Nolkan Saja Anggarannya!
Helda Rina Gandeng Rektor UVAYA, Dorong Pasar Tradisional Lebih Modern
Imigrasi Tanah Bumbu permudah pemenuhan berkas paspor
Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan
Kriyanusa 2026, Karya Perajin Tanah Bumbu Tampil Membanggakan di Jakarta
Bupati Andi Rudi Latif Bawa Lontara Pagatan Masuk Ingatan Kolektif Nasional 2026
Workshop Standar Pelayanan Dorong Tata Kelola Pemerintahan Adaptif di Tanah Bumbu
DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20 WITA

Kepala Dishub Mangkir dari Rapat Banggar, Irwan Bora: Nolkan Saja Anggarannya!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:55 WITA

Helda Rina Gandeng Rektor UVAYA, Dorong Pasar Tradisional Lebih Modern

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:50 WITA

Imigrasi Tanah Bumbu permudah pemenuhan berkas paspor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 23:35 WITA

Kriyanusa 2026, Karya Perajin Tanah Bumbu Tampil Membanggakan di Jakarta

Jumat, 25 September 2026 - 23:48 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Bawa Lontara Pagatan Masuk Ingatan Kolektif Nasional 2026

Jumat, 25 September 2026 - 00:32 WITA

Workshop Standar Pelayanan Dorong Tata Kelola Pemerintahan Adaptif di Tanah Bumbu

Rabu, 23 September 2026 - 17:32 WITA

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya

Berita Terbaru

Pemko Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Tata Ulang Kampung Ketupat dan Pasar Muara Teluk Dalam

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:34 WITA

Pemko Banjarmasin

Pemkot Banjarmasin Gandeng Bulog Perkuat UMKM Lewat Program RPK Mandiri

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:41 WITA