Barbershop Lapas Batulicin Hadirkan Beragam Model Potongan untuk Jaga Kerapian

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 10:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin,matarakyat.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin menghadirkan layanan barbershop dengan beragam model potongan rambut untuk menjaga kerapian dan menunjang penampilan Warga Binaan, Selasa (15/09/2026). Layanan ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang memberi kesempatan kepada Warga Binaan mengasah keterampilan memangkas rambut secara langsung.

Barbershop berada di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Pujasera Lapas Batulicin dan beroperasi setiap hari pukul 08.00–17.00 WITA. Selain melayani potong rambut Warga Binaan dan petugas Lapas Batulicin, barbershop juga menyediakan layanan semir untuk menghitamkan rambut sehingga penampilan tetap terlihat rapi dan terawat.

Beragam model potongan tersedia sesuai kebutuhan, mulai dari buzz cut, crew cut, french crop, undercut, fade cut, hingga ivy league. Pilihan tersebut memberikan ruang bagi pengguna layanan untuk mendapatkan potongan yang tetap rapi sekaligus sesuai dengan gaya yang diinginkan.

Pengelolaan barbershop dipercayakan kepada dua orang Warga Binaan yang bertanggung jawab mulai dari pelayanan potong rambut, menjaga kebersihan area, hingga melakukan pencatatan dan rekapitulasi layanan setiap hari. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan yang tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga membentuk tanggung jawab dan kedisiplinan dalam bekerja.

Baca Juga :  Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Penanaman 1.000 Mangrove, Wujud Sinergi TNI dan Pemda

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, menjelaskan bahwa keberadaan barbershop menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan kerapian sekaligus mengembangkan keterampilan Warga Binaan. Menurutnya, keterampilan yang diperoleh melalui praktik langsung dapat menjadi bekal yang bermanfaat setelah menyelesaikan masa pembinaan.

“Barbershop menjadi salah satu sarana pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat secara langsung. Warga Binaan tidak hanya belajar meningkatkan kemahiran memotong rambut, tetapi juga dilatih bertanggung jawab terhadap pelayanan, kebersihan, serta pencatatan kegiatan secara tertib,” ujar Harry Indrawan.

Salah seorang Warga Binaan berinisial A mengaku senang dapat kembali mengembangkan kemampuan memangkas rambut yang sebelumnya pernah dimilikinya. Ia berharap pengalaman yang terus diasah selama berada di barbershop dapat menjadi modal untuk membuka usaha setelah bebas.

“Sebelumnya saya memang sudah memiliki kemampuan memotong rambut saat berada di luar. Di sini kemampuan itu terus saya latih dan matangkan, sehingga saya semakin percaya diri dan punya rencana membuka barbershop setelah selesai menjalani pembinaan,” ungkap A.

Baca Juga :  Pemkab Tanbu Ikuti Rakor Persiapan Pelantikan Kepala Daerah

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menilai pembinaan kemandirian perlu terus dikembangkan agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk membangun kehidupan setelah kembali ke masyarakat. Ia mendukung pengelolaan barbershop sebagai ruang praktik yang mempertemukan kebutuhan layanan dengan proses pembentukan keterampilan kerja.

“Pembinaan kemandirian harus memberikan bekal yang nyata bagi Warga Binaan. Melalui barbershop, mereka mendapatkan pengalaman bekerja, melayani, dan mengembangkan keterampilan yang diharapkan dapat menjadi modal untuk menata masa depan secara mandiri dan lebih baik,” tegas Thoha Yahya Umar Sidiq.

Keberadaan barbershop Lapas Batulicin menunjukkan bahwa keterampilan sederhana dapat menjadi bagian dari proses mempersiapkan Warga Binaan menghadapi kehidupan setelah masa pembinaan. Dari menjaga kerapian hingga mengasah keahlian, setiap aktivitas diarahkan untuk membangun kepercayaan diri, tanggung jawab, dan kesiapan menatap masa depan.

Berita Terkait

Helda Rina Gandeng Rektor UVAYA, Dorong Pasar Tradisional Lebih Modern
Imigrasi Tanah Bumbu permudah pemenuhan berkas paspor
Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan
Kriyanusa 2026, Karya Perajin Tanah Bumbu Tampil Membanggakan di Jakarta
Bupati Andi Rudi Latif Bawa Lontara Pagatan Masuk Ingatan Kolektif Nasional 2026
Workshop Standar Pelayanan Dorong Tata Kelola Pemerintahan Adaptif di Tanah Bumbu
DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya
Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:55 WITA

Helda Rina Gandeng Rektor UVAYA, Dorong Pasar Tradisional Lebih Modern

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:50 WITA

Imigrasi Tanah Bumbu permudah pemenuhan berkas paspor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Buser 690 Terima Bantuan Rp20 Juta, DPRD Banjar Desak Perusahaan Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 23:35 WITA

Kriyanusa 2026, Karya Perajin Tanah Bumbu Tampil Membanggakan di Jakarta

Jumat, 25 September 2026 - 23:48 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Bawa Lontara Pagatan Masuk Ingatan Kolektif Nasional 2026

Jumat, 25 September 2026 - 00:32 WITA

Workshop Standar Pelayanan Dorong Tata Kelola Pemerintahan Adaptif di Tanah Bumbu

Rabu, 23 September 2026 - 17:32 WITA

DPRD Tanbu Soroti Persoalan Warga Desa Dadap Kusan Raya

Rabu, 23 September 2026 - 00:30 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS

Berita Terbaru

Tani Merdeka Indonesia

TMI Banjar Dorong Dukungan Alsintan dan Bibit untuk Petani Pengaron

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:33 WITA