Martapura, martapura.co.id – Pemerintah Desa Pasayangan Utara, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, menggelar sosialisasi penanggulangan dan pencegahan bencana kebakaran bagi masyarakat, Selasa (15/9/2026)
Kegiatan berlangsung di Posyandu Berlian Desa Pasayangan Utara.
Sosialisasi ini menghadirkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar.
Warga tidak hanya mendapatkan materi mengenai pencegahan kebakaran, tetapi juga dibekali pengetahuan praktis menghadapi potensi kebakaran di lingkungan rumah.

Pembakal Desa Pasayangan Utara, Muhammad Zayadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan usulan masyarakat yang kemudian direalisasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
“Alhamdulillah, hari ini kegiatan yang sudah diusulkan oleh warga Desa Pasayangan Utara dapat terlaksana. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dan pendampingan langsung dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banjar,” ujar Zayadi.
Menurutnya, edukasi mengenai kebakaran sangat penting, terutama karena Desa Pasayangan Utara merupakan wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi.
Masyarakat dinilai perlu memahami langkah awal ketika menghadapi situasi darurat, termasuk cara melakukan evakuasi.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh warga melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami seluruh warga dapat mengetahui cara evakuasi dan penanganan awal dalam menghadapi bencana kebakaran. Mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Zayadi juga mendorong agar kegiatan serupa dapat digelar secara rutin. Rencananya, usulan tersebut akan kembali disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) desa dan kecamatan.
“Kalau bisa nanti kami usulkan melalui Musrenbang desa dan Musrenbang kecamatan agar setiap tahun warga mendapatkan kegiatan seperti ini,” tuturnya.
Ia menilai sosialisasi tersebut semakin penting karena sebagian warga, termasuk ibu-ibu, menjalankan aktivitas usaha dan berjualan di pasar yang juga memiliki potensi risiko kebakaran.
Karena itu, Pemerintah Desa Pasayangan Utara berencana berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar serta pihak kecamatan agar edukasi pencegahan kebakaran dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Operator Layanan Operasional Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar, Tanjung, mengatakan pihaknya memberikan edukasi agar masyarakat mampu melakukan pencegahan kebakaran secara mandiri.
“Sosialisasi pencegahan kebakaran secara mandiri dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat supaya terhindar dari kebakaran, khususnya di rumah tangga,” jelas Tanjung.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan sejumlah materi penting. Di antaranya cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), aspek keselamatan kelistrikan, serta langkah pencegahan dan penanganan awal kebakaran yang bersumber dari kompor gas.
“Praktik yang pertama adalah penjelasan tentang cara penggunaan APAR. Yang kedua penjelasan tentang kelistrikan. Yang ketiga penjelasan pencegahan dan penanggulangan pada kompor gas yang biasa digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga,” ungkapnya.
Tanjung berharap masyarakat semakin memahami penggunaan peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan kebakaran, khususnya tabung gas.
Menurutnya, pemahaman tersebut menjadi salah satu kunci untuk mengurangi risiko kebakaran sejak dini.
“Harapan ke depannya supaya masyarakat lebih bisa menggunakan tabung gas dengan baik dan benar, serta dapat mencegah potensi bahaya kebakaran di lingkungan, bahkan di rumahnya sendiri,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik ketika menghadapi situasi darurat kebakaran. Penanganan awal yang tepat dan tindakan cepat dinilai dapat membantu mencegah api semakin membesar.
“Intinya, jangan panik,” tegasnya.






