Rembuk Stunting Digelar di Desa Angkipih, Fokus pada Pencegahan Pernikahan Dini dan Peningkatan Layanan Ibu Hamil

- Jurnalis

Jumat, 11 April 2025 - 17:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id — Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Banjar terus dilakukan secara masif dan terintegrasi. Salah satunya melalui kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Aula Kantor Desa Angkipih, Kecamatan Paramasan, pada Jumat (11/4/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan konvergensi penurunan stunting tahun 2025, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di tingkat kecamatan hingga desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Paramasan Muhammad Farid, Kepala Seksi Pembelajaran Masyarakat Disransyah, Tim Puskesmas Paramasan, para pendamping desa, tenaga ahli dari Kabupaten Banjar, serta seluruh kader kesehatan Desa Angkipih.

Dalam sambutannya, Camat Muhammad Farid menekankan pentingnya pencegahan pernikahan dini, khususnya bagi remaja putri di wilayah Desa Angkipih.

“Kami berharap masyarakat, terutama para orang tua, tidak menikahkan anaknya di usia dini. Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan kader kesehatan di desa agar tidak terjadi kegagalan dalam membina rumah tangga, serta untuk memastikan anak yang dilahirkan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Perkuat Langkah Percepatan Penanggulangan TBC

Sementara itu, M. Irfan, ahli gizi dari Puskesmas Paramasan, menyampaikan bahwa rembuk stunting ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengoptimalkan berbagai program intervensi.

“Dengan sinergi lintas sektor, kita harapkan program-program intervensi gizi dan kesehatan dapat berjalan lebih maksimal dan tepat sasaran,” ungkap Irfan.

Tenaga Ahli Kabupaten Banjar, M. Fahridi Ahyar, mengungkapkan bahwa skor konvergensi stunting di Desa Angkipih saat ini mencapai 93,13%. Meski demikian, ia menyoroti masih rendahnya skor pada layanan untuk ibu hamil dan ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK), yakni hanya 36,36%.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Gelar Pra Evaluasi SAKIP 2025, Incar Predikat BB

Lebih lanjut, Fahridi memaparkan data keluarga berisiko stunting di Desa Angkipih berdasarkan Triwulan IV tahun 2024.

Tercatat sebanyak 31 keluarga masuk dalam kategori rentan dan berisiko stunting. Dari jumlah tersebut, 12 keluarga teridentifikasi memiliki risiko tinggi, sementara 19 lainnya tergolong normal.

Dalam hal pendampingan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK), tercatat sebanyak 20 keluarga telah ditargetkan menerima layanan. Dari jumlah tersebut, 17 keluarga atau sekitar 85% telah mendapatkan pendampingan intensif.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat langkah bersama menuju generasi yang lebih sehat dan bebas stunting.

Penulis : WA

Editor : MR

Sumber Berita : Info Publik

Berita Terkait

DKUMPP Banjar Gandeng HCCM, Dorong 60 UMKM Kantongi Sertifikasi Halal
Pemkab Banjar Perkuat Peran Lansia Lewat Bimbingan Sosial, Dorong Hidup Mandiri dan Sejahtera
Kalsel Raih Juara Nasional Pengentasan Kemiskinan dan Stunting, Bupati Banjar Tekankan Pentingnya Kolaborasi Berkelanjutan
Hardiknas 2026 di Banjar: Bupati Soroti Pentingnya Pendekatan Pembelajaran Mendalam
Pemprov Kalsel Dorong Sinkronisasi Pusat-Daerah, Tegaskan Arah Pembangunan dan Pendidikan
BPBD Banjar Verifikasi 15 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Dua Kecamatan
Layanan Adminduk Masuk Desa, Warga Antasan Senor Kini Urus Dokumen Lebih Cepat
Pemkab Banjar Tingkatkan Kualitas Layanan Publik Lewat Forum Konsultasi Publik 2026

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:42 WITA

DKUMPP Banjar Gandeng HCCM, Dorong 60 UMKM Kantongi Sertifikasi Halal

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:38 WITA

Pemkab Banjar Perkuat Peran Lansia Lewat Bimbingan Sosial, Dorong Hidup Mandiri dan Sejahtera

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:26 WITA

Kalsel Raih Juara Nasional Pengentasan Kemiskinan dan Stunting, Bupati Banjar Tekankan Pentingnya Kolaborasi Berkelanjutan

Senin, 4 Mei 2026 - 20:53 WITA

Hardiknas 2026 di Banjar: Bupati Soroti Pentingnya Pendekatan Pembelajaran Mendalam

Senin, 4 Mei 2026 - 19:52 WITA

Pemprov Kalsel Dorong Sinkronisasi Pusat-Daerah, Tegaskan Arah Pembangunan dan Pendidikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:45 WITA

BPBD Banjar Verifikasi 15 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Dua Kecamatan

Jumat, 17 April 2026 - 18:55 WITA

Layanan Adminduk Masuk Desa, Warga Antasan Senor Kini Urus Dokumen Lebih Cepat

Kamis, 9 April 2026 - 15:49 WITA

Pemkab Banjar Tingkatkan Kualitas Layanan Publik Lewat Forum Konsultasi Publik 2026

Berita Terbaru

Polres Banjar

Polres Banjar Gelar Pasar Murah, Antusias Warga Membludak Sejak Pagi

Senin, 11 Mei 2026 - 11:18 WITA