MTQ Nasional 2025 di Martapura: Pedagang Makanan Diimbau Tak Naikkan Harga Secara Tidak Wajar

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 12:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humas Perumda PBB, Gusti Andriansyah.

Humas Perumda PBB, Gusti Andriansyah.

Martapura, matarakyat.co.id – Menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nasional yang akan digelar pada Juni 2025, kekhawatiran terhadap potensi kenaikan harga makanan di sekitar lokasi acara.

Kegiatan besar yang akan dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-alun Ratu Zalecha Martapura ini diprediksi akan menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah, termasuk peserta dan rombongan dari luar Kabupaten Banjar.

Dalam rangka menjaga kenyamanan pengunjung, khususnya dalam hal konsumsi makanan dan minuman, Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) menegaskan akan mengawasi praktik harga di lapangan.

Baca Juga :  Situasi Nasional Memanas, MTQ ke-48 Tingkat Kabupaten Banjar Ditunda

Humas Perumda PBB, Gusti Andriansyah, menegaskan pihaknya akan memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak memanfaatkan momen ini dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

“Kami ingin menjaga nama baik daerah. Tamu dari luar daerah harus merasakan keramahan warga Martapura, termasuk dalam hal harga makanan yang tetap wajar,” ujarnya, Jumat (23/5/2025).

Ia menambahkan, Perumda PBB akan mengatur pedagang yang berjualan di kawasan pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS), salah satu titik padat pengunjung.

“Selain itu, pengawasan juga akan dilakukan terhadap kebersihan, penerangan, dan keamanan, namun pengendalian harga makanan tetap menjadi fokus penting selama acara berlangsung,” bebernya.

Baca Juga :  Kapolres Banjar Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kodim 1006/Banjar

Seperti diketahui, MTQ Nasional 2025 sendiri akan berlangsung pada 19 hingga 27 Juni 2025, dengan 13 lokasi di Kabupaten Banjar menjadi tempat pelaksanaan lomba. Panggung utama akan dibangun di RTH Ratu Zalecha, dan kini tengah dalam proses persiapan.

Pemerintah daerah berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang lomba keagamaan, tetapi juga momen untuk menunjukkan keramahan dan integritas warga Banjar, termasuk dalam menjaga kestabilan harga makanan bagi para tamu dan peserta.

Berita Terkait

Ancam Izin Tambang Tak Terbit, ASN ESDM Kalsel Diduga Kantongi Rp1,2 Miliar
Teror Begal Payudara Hantui Perempuan di Banjar, DPRD Kalsel Minta Polisi Bergerak Cepat
Julong Group Region Kalimantan Selatan Salurkan 19 Ekor Sapi Qurban untuk Karyawan dan Masyarakat Ring 1
Ali Syahbana: Trust Jadi Kunci Utama UMKM Bertahan di Era Digital
Anggota DPRD Banjar Diperiksa Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah
Babeh Aldo Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kalsel
Kejati Kalsel Apresiasi Inovasi Penanganan Perkara Kejari Banjar
Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolda Kalsel Terima Penghargaan Kapolda Terbaik dari Kapolri

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:04 WITA

Ancam Izin Tambang Tak Terbit, ASN ESDM Kalsel Diduga Kantongi Rp1,2 Miliar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:31 WITA

Teror Begal Payudara Hantui Perempuan di Banjar, DPRD Kalsel Minta Polisi Bergerak Cepat

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:13 WITA

Julong Group Region Kalimantan Selatan Salurkan 19 Ekor Sapi Qurban untuk Karyawan dan Masyarakat Ring 1

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:54 WITA

Ali Syahbana: Trust Jadi Kunci Utama UMKM Bertahan di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 19:25 WITA

Anggota DPRD Banjar Diperiksa Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:15 WITA

Babeh Aldo Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kalsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:02 WITA

Kejati Kalsel Apresiasi Inovasi Penanganan Perkara Kejari Banjar

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:07 WITA

Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolda Kalsel Terima Penghargaan Kapolda Terbaik dari Kapolri

Berita Terbaru

Desa Awang Bangkal Barat

Stunting di Awang Bangkal Barat Turun Jadi 26 Persen, Pemdes Targetkan Nol Kasus

Senin, 8 Jun 2026 - 14:48 WITA