Menyatukan Akal dan Nurani di Tengah Derasnya Arus Zaman

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 15:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Dalam pandangan Islam, keberadaan manusia tidak hanya ditentukan oleh kemampuan berpikir, tetapi juga oleh kedalaman jiwa.

Antara akal dan hati seharusnya terjalin harmoni yang memandu langkah hidup. Sebagaimana pesan bijak Imam Yahya bin Muadz Al-Razi:

“Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya.”

Pemahaman terhadap diri sendiri menjadi jalan pembuka menuju penyatuan antara nalar dan nurani—dua unsur penting yang menuntun seorang hamba menuju kehidupan yang bermakna.

Kita kini berada di era yang sarat dengan kemajuan teknologi, banjir informasi, dan dinamika sosial yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Mewakili Banjar, Desa Penyambaran Siap Berlaga di Tingkat Provinsi

Dalam kondisi semacam ini, berpikir semata tidak lagi cukup. Diperlukan kekuatan batin yang menenangkan dan memberi arah agar manusia tidak tersesat dalam hiruk pikuk zaman.

Psikologi modern pun mengakui pentingnya kesadaran diri serta keseimbangan mental—nilai yang sejak lama telah diajarkan oleh Islam melalui konsep keseimbangan antara spiritualitas dan rasionalitas.

Berpikir dan berjiwa dalam perspektif Islam bukanlah aktivitas yang terpisah, melainkan cara hidup yang menyatukan iman, keadilan, dan tanggung jawab sosial.

Di tengah cepatnya perubahan dunia, termasuk bagi masyarakat Banjar dan Nahdliyin, perpaduan akal dan hati menjadi landasan kokoh untuk menghadapi tantangan masa kini.

Baca Juga :  Satlantas Banjarbaru Gelar “Police Goes To School” di SMKN 2, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas untuk Pelajar

Akal yang tercerahkan oleh ilmu pengetahuan dan jiwa yang dipandu oleh keimanan harus berjalan seiring.

Keduanya membentuk keselarasan yang tidak hanya menjaga kesehatan lahir dan batin, tetapi juga melahirkan manusia yang mampu memberi manfaat bagi sesama.

Di tepian zaman modern ini, sudah saatnya kita menjadikan keseimbangan antara berpikir dan berjiwa sebagai pedoman hidup.

Dengan menyatukan nalar dan nurani, manusia dapat menapaki kehidupan dengan arah yang lebih jelas, bermakna, dan penuh keberkahan.

M. Ali Syahbana Sekretaris Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Banjar

Berita Terkait

Usai Dilantik, Pengurus Tani Merdeka Banjar Diminta Aktif Kawal Program Pertanian
Dua Aduan Dilayangkan ke Inspektorat Banjar, Warga Soroti Bantuan Beras dan Anggaran Desa
Berkah Turnamen Kapolres Tanah Bumbu Cup 2026, Pedagang UMKM Raup Rezeki di Tengah Semarak Bola Voli
Kasi Pidum Kejari Banjar Terbitkan Buku, Tawarkan Konsep Kejaksaan Jadi Pengelola Aset demi Hak Korban
Begal Payudara Resahkan Martapura, Rofiqi Desak Aparat Bertindak Tegas dan Cepat
Ribuan Pasang Mata Diprediksi Saksikan BUSER CUP 690, Arena Adu Ketangkasan Damkar se-Kalsel
Ancam Izin Tambang Tak Terbit, ASN ESDM Kalsel Diduga Kantongi Rp1,2 Miliar
Teror Begal Payudara Hantui Perempuan di Banjar, DPRD Kalsel Minta Polisi Bergerak Cepat

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:20 WITA

Usai Dilantik, Pengurus Tani Merdeka Banjar Diminta Aktif Kawal Program Pertanian

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:27 WITA

Dua Aduan Dilayangkan ke Inspektorat Banjar, Warga Soroti Bantuan Beras dan Anggaran Desa

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:56 WITA

Berkah Turnamen Kapolres Tanah Bumbu Cup 2026, Pedagang UMKM Raup Rezeki di Tengah Semarak Bola Voli

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:19 WITA

Kasi Pidum Kejari Banjar Terbitkan Buku, Tawarkan Konsep Kejaksaan Jadi Pengelola Aset demi Hak Korban

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:14 WITA

Begal Payudara Resahkan Martapura, Rofiqi Desak Aparat Bertindak Tegas dan Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:23 WITA

Ribuan Pasang Mata Diprediksi Saksikan BUSER CUP 690, Arena Adu Ketangkasan Damkar se-Kalsel

Senin, 8 Juni 2026 - 18:04 WITA

Ancam Izin Tambang Tak Terbit, ASN ESDM Kalsel Diduga Kantongi Rp1,2 Miliar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:31 WITA

Teror Begal Payudara Hantui Perempuan di Banjar, DPRD Kalsel Minta Polisi Bergerak Cepat

Berita Terbaru