Kenapa Masih Sering Hujan di Banjar Saat Musim Kemarau? Ini Kata BMKG

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 14:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hujan deras. (Foto : AI)

Ilustrasi hujan deras. (Foto : AI)

Martapura, matarakyat.co.id – Walau Indonesia seharusnya telah memasuki musim kemarau, hujan masih kerap mengguyur sejumlah daerah di Kalimantan Selatan, termasuk Kabupaten Banjar.

Fenomena cuaca ini mengundang perhatian, mengingat seharusnya periode kering sudah berlangsung.

Menurut Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan, Tika, sebagian besar wilayah Kalsel ternyata belum benar-benar beralih ke musim kemarau.

“Wilayah seperti Kabupaten Banjar masih berada dalam fase musim hujan. Baru sebagian kecil wilayah yang sudah masuk musim kemarau, misalnya zona musim 12 yang meliputi Tabalong, Balangan, serta sebagian wilayah Hulu Sungai Utara dan Hulu Sungai Tengah bagian utara,” ujar Tika pada Selasa (1/7/2025).

Baca Juga :  Menjaga Tata Kelola Pemerintah, Pemkab Banjar Gelar Rakoor Pengawasan 2025

Tika menjelaskan bahwa curah hujan yang tinggi pada April dan Mei lalu menyebabkan keterlambatan transisi ke musim kemarau. Kondisi ini memicu pergeseran waktu datangnya musim kering di beberapa daerah.

Baca Juga :  BRI Cabang Martapura Belum Beri Penjelasan, Nasabah Rugi Rp2,5 Juta

BMKG telah memperkirakan pola ini melalui analisis curah hujan bulanan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan yang masih mungkin terjadi dalam waktu dekat.

“Kami mengimbau warga untuk rutin memantau perkembangan cuaca dan iklim melalui situs resmi BMKG di www.bmkg.go.id. Kewaspadaan terhadap perubahan cuaca juga penting untuk menjaga kesehatan dan aktivitas harian,” tambahnya.

Berita Terkait

Dinkes Kalsel Matangkan Pengamanan Kesehatan Kegiatan Rutin Malam Senin 
Aisyiyah Banjar Susun Strategi Daerah Kelanjutusiaan untuk Wujudkan Lansia Bermartabat
Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar
Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Dinkes Kalsel Matangkan Pengamanan Kesehatan Kegiatan Rutin Malam Senin 

Selasa, 29 September 2026 - 21:25 WITA

Aisyiyah Banjar Susun Strategi Daerah Kelanjutusiaan untuk Wujudkan Lansia Bermartabat

Senin, 28 September 2026 - 19:00 WITA

Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru

Advetorial RSUD Raza

Kinerja Surveilans Diakui Kemenkes, RSUD Ratu Zalecha Kembali Raih Penghargaan

Senin, 5 Okt 2026 - 19:12 WITA

Pemkab Banjar

Dari Cindai Alus ke Panggung Nasional, Naupal Raih Perak O2SN

Senin, 5 Okt 2026 - 11:23 WITA