Kasus Pengeroyokan Anak di Banjarbaru Selesai Lewat Restorative Justice, PBH Peradi Fasilitasi Perdamaian

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 19:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, matarakyat.co.id – Lembaga Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Martapura–Banjarbaru berhasil memediasi penyelesaian kasus pengeroyokan terhadap anak di bawah umur melalui mekanisme restorative justice (RJ).

Proses damai ini digelar di Mapolres Banjarbaru, Kamis (9/10/2025).

Proses RJ tersebut dihadiri oleh pihak kepolisian, Ketua PBH Peradi Martapura–Banjarbaru C. Oriza Sativa Tanau, para pelaku, korban, serta pendamping hukum.

Korban berinisial D (13) sebelumnya menjadi korban pengeroyokan pada 22 Maret 2025 dan sempat mengalami trauma akibat peristiwa itu.

Kasi Humas Polres Banjarbaru, IPDA Kardi Gurnadi, mengatakan bahwa kasus ini memang sudah berlangsung beberapa bulan lalu dan telah dilaporkan sebagai dugaan tindak kekerasan terhadap anak di bawah umur sesuai Pasal 170 KUHP.

“Syukurlah, hari ini kedua belah pihak sudah mencapai kesepakatan damai melalui restorative justice. Prosesnya berlangsung di Polres Banjarbaru dan disaksikan semua pihak terkait,” ujar IPDA Kardi.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Perkuat Peran Lansia Lewat Bimbingan Sosial, Dorong Hidup Mandiri dan Sejahtera

Ia menambahkan, pasca-kejadian korban mendapatkan pendampingan psikologis dan mulai pulih dari trauma. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor ke polisi apabila menemukan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Sementara itu, Koordinator Penanganan Perkara PBH Peradi Martapura Banjarbaru, Arifin Sulaiman Taswan, menjelaskan bahwa pihaknya awalnya ditunjuk untuk mendampingi korban sebagai penasihat hukum.

Namun setelah dilakukan pendalaman, ditemukan bahwa insiden tersebut bermula dari kesalahpahaman antara pelaku dan korban yang masih tinggal satu lingkungan.

“Dari hasil visum dan pemeriksaan psikolog, kami melihat tidak ada niat jahat yang berat. Setelah para pelaku meminta maaf dan keluarga korban memaafkan, kami memfasilitasi proses damai dengan pihak kepolisian,” ungkap Arifin.

Baca Juga :  Ali Syahbana Tanggapi Pengibaran Bendera One Piece: Perlu Pendekatan Edukatif

Ia menilai penyelesaian secara kekeluargaan lebih bermanfaat dibanding proses hukum formal, apalagi bagi masa depan anak-anak yang terlibat.

“Walaupun ancaman hukum Pasal 170 KUHP bisa mencapai lebih dari lima tahun, langkah damai ini justru memberikan efek pemulihan sosial,” tambahnya.

Arifin juga memastikan bahwa korban kini telah kembali bersekolah dan kondisinya membaik.

Ketua PBH Peradi Martapura–Banjarbaru, C. Oriza Sativa Tanau, menyambut baik tercapainya kesepakatan damai tersebut.

Ia berharap Banjarbaru dapat terus menjadi kota yang aman dan ramah bagi anak-anak.

“Alhamdulillah semua pihak sepakat berdamai. Restorative justice ini bukan hanya menutup perkara hukum, tapi juga mempererat hubungan sosial di masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital
Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan
Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:14 WITA

75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terbaru