DPRD Tanah Bumbu Perjuangkan Aspirasi Pedagang di Kusan Hilir

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 14:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, matarakyat.co.id – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar rapat dengar pendapat terkait relokasi dan rencana pembangunan ulang Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan Kecamatan Kusan Hilir.

Anggota DPRD Tanah Bumbu, Harmanuddin di Batulicin, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagri), pihak penyedia jasa, serta konsultan kontraktor pelaksana proyek. untuk memberikan penjelasan terkait rencana program tersebut.

Ia menyampaikan sejumlah catatan berdasarkan keluhan pedagang di lapangan. Ia juga menyoroti masih adanya kekurangan pada fasilitas pendukung di lokasi relokasi.

“Kami menerima laporan adanya lampu yang kerap mati dan beberapa infrastruktur penunjang yang belum optimal. Hal ini perlu segera dibenahi agar pedagang merasa nyaman saat menempati kios sementara,” katanya.

Menanggapi DPRD meminta pihak penyedia jasa dan konsultan untuk tetap bertanggung jawab selama masa pemeliharaan.

Ia menekankan pentingnya pengawasan dan respons cepat terhadap berbagai kendala teknis di lapangan agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.

Baca Juga :  Pemuda Banjar Didorong Kuasai Literasi Keuangan, Ali Syahbana: Saatnya Jadi Penggerak Ekonomi Desa

“Kami minta pihak kontraktor rutin melakukan pemantauan. Jika ada kerusakan seperti lampu mati atau kendala lainnya, harus segera ditangani agar tidak menghambat aktivitas pedagang,” tuturnya.

Pelaksana Tugas Kepala Diskumdagri Tanah Bumbu, Eryanto Rais, memaparkan secara rinci anggaran pembangunan kios sementara yang mencapai Rp1.081.140.659 atau sekitar Rp1,2 miliar setelah ditambah pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 11 persen.

Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan sebanyak 200 unit kios sementara, yang mencakup berbagai komponen pekerjaan, mulai dari rangka bawah, rangka atas, lantai, dinding, instalasi listrik, kusen dan pengunci, hingga atap.

Eryanto menegaskan bahwa seluruh perhitungan anggaran telah disusun sesuai rencana anggaran biaya (RAB) dan petunjuk teknis yang berlaku. Ia juga membantah informasi yang beredar mengenai biaya pembangunan kios yang disebut mencapai Rp50 juta per unit.

Baca Juga :  Inginkan Efisiensi Pelayanan Bagi Masyarakat, Bupati Resmikan Kantor Kecamatan Teluk Kepayang

“Biaya per kios sekitar Rp4,6 juta. Jadi jika ada informasi menyebut Rp50 juta, itu tidak benar dan terlalu tinggi. Kami melaksanakan pekerjaan ini sesuai RAB yang telah disusun,” terang Eryanto.

Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya para pedagang, agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.

Eryanto Rais menambahkan, pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dengan kontraktor guna memastikan kenyamanan pedagang selama masa relokasi.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini progres pekerjaan telah memasuki tahap pemagaran area sebagai bagian dari persiapan sebelum pembongkaran total dilakukan.

“Kami terus berupaya mendengar dan menindaklanjuti masukan. Dukungan dari DPRD dan semua pihak sangat penting agar penanganan pasar ini berjalan lancar tanpa polemik,” pungkasnya.

Proses pembangunan ulang Pasar Pagatan saat ini telah memasuki tahap lelang pembongkaran. Setelah tahap tersebut selesai, akan dilanjutkan dengan lelang pembangunan fisik.

Berita Terkait

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap
Semangat Adrenalin, Mandora MX77 Lapas Batulicin Gelar Trail Game
Barbershop Lapas Batulicin Hadirkan Beragam Model Potongan untuk Jaga Kerapian
Lapas Batulicin Kembali Produksi 17 Kg Tauge, Pembinaan Kemandirian Terus Bergerak
Lapas Batulicin Perluas Akses Bacaan melalui Sirkulasi Buku Dispersip Tanah Bumbu
Buku Datang Menyapa, Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Batulicin
Seteguk Air dan Sekeping Es, Lapas Batulicin Rawat Keseharian Warga Binaan
Menjemput Rezeki di Pagi, Lapas Batulicin Jadikan Salat Dhuha Nadi Pembinaan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:34 WITA

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Selasa, 15 September 2026 - 10:58 WITA

Semangat Adrenalin, Mandora MX77 Lapas Batulicin Gelar Trail Game

Selasa, 15 September 2026 - 10:54 WITA

Barbershop Lapas Batulicin Hadirkan Beragam Model Potongan untuk Jaga Kerapian

Selasa, 15 September 2026 - 10:52 WITA

Lapas Batulicin Kembali Produksi 17 Kg Tauge, Pembinaan Kemandirian Terus Bergerak

Selasa, 15 September 2026 - 10:50 WITA

Lapas Batulicin Perluas Akses Bacaan melalui Sirkulasi Buku Dispersip Tanah Bumbu

Selasa, 15 September 2026 - 10:48 WITA

Buku Datang Menyapa, Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Batulicin

Rabu, 2 September 2026 - 03:58 WITA

Seteguk Air dan Sekeping Es, Lapas Batulicin Rawat Keseharian Warga Binaan

Rabu, 2 September 2026 - 03:31 WITA

Menjemput Rezeki di Pagi, Lapas Batulicin Jadikan Salat Dhuha Nadi Pembinaan

Berita Terbaru