Distan Banjar Gelar Sekolah Lapang Iklim 2026 untuk Tingkatkan Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Dinas Pertanian Kabupaten Banjar melalui Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian menggelar kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tahun 2026 di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan perdana tersebut dilaksanakan bersama Kelompok Tani Mufakat sebagai upaya meningkatkan pemahaman petani terhadap perubahan iklim yang berdampak pada sektor pertanian.

Program literasi iklim ini bertujuan membantu petani mengambil keputusan strategis dalam pengelolaan lahan dan penentuan jadwal tanam secara mandiri.

Dengan pemahaman tersebut, petani diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi, mengurangi risiko serangan hama dan penyakit tanaman, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Kaleidoskop 2025: Desa Awang Bangkal Barat Ukir Prestasi Pelayanan hingga Pembangunan Desa

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Retno Sri Murwani beserta jajaran, Camat Sungai Tabuk, perwakilan BRMP, BPTPH, BMKG, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Sungai Tabuk, aparat Desa Sungai Tabuk Keramat, dan anggota Kelompok Tani Mufakat.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Retno Sri Murwani, mengatakan sektor pertanian saat ini menghadapi tantangan besar akibat perubahan iklim ekstrem yang memengaruhi pola tanam dan produktivitas pertanian.

“Ketidakteraturan cuaca dan pergeseran musim tanam membuat petani kesulitan menentukan waktu yang tepat untuk menanam maupun memanen. Kondisi ini juga berdampak pada meningkatnya serangan hama dan penyakit tanaman,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Perkuat Langkah Percepatan Penanggulangan TBC

Menurut Retno, Sekolah Lapang Iklim menjadi salah satu langkah adaptasi berkelanjutan yang disiapkan pemerintah untuk membantu petani menghadapi dampak perubahan iklim.

Ia menjelaskan, program tersebut akan berlangsung dalam beberapa kali pertemuan, mulai dari masa awal tanam hingga panen pada bulan kedelapan.

“Melalui kegiatan ini, petani diajarkan memahami prakiraan cuaca, mengamati parameter iklim, serta memanfaatkan aplikasi digital guna meminimalkan risiko gagal panen akibat cuaca ekstrem,” kata Retno.

Dengan adanya Sekolah Lapang Iklim, pemerintah berharap para petani mampu lebih adaptif terhadap perubahan cuaca sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.

Berita Terkait

Fakta Insiden ASN Pemkab Banjar: Tidak Ada Adu Jotos, Persoalan Diselesaikan Secara Internal
Satpol PP Banjar Tambah Kekuatan, 30 Personel PPPK Resmi Sandang Baret
Heboh Dugaan Adu Fisik Kepala Dinas dan Kabid di Banjar, Sekda Buka Suara
Hadapi Efisiensi Anggaran, TP PKK Banjar Bekali Kader dengan Perencanaan Desa
Tak Sekadar Ajang Kecantikan, Nanang Galuh Banjar 2026 Dipacu Jadi Motor Promosi Wisata dan Budaya
Kemarau Diprediksi Lebih Panjang, Pemkab Banjar Siagakan Tiga Posko Karhutla dan Fokus Awasi Enam Kecamatan
BPKP Kalsel Beri Catatan EVRAN APBD 2026, Pemkab Banjar Diminta Perkuat Perencanaan
Banjar Percepat Revisi RTRW Demi Lindungi Lahan Pangan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:26 WITA

Fakta Insiden ASN Pemkab Banjar: Tidak Ada Adu Jotos, Persoalan Diselesaikan Secara Internal

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:32 WITA

Satpol PP Banjar Tambah Kekuatan, 30 Personel PPPK Resmi Sandang Baret

Senin, 6 Juli 2026 - 20:28 WITA

Hadapi Efisiensi Anggaran, TP PKK Banjar Bekali Kader dengan Perencanaan Desa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:19 WITA

Tak Sekadar Ajang Kecantikan, Nanang Galuh Banjar 2026 Dipacu Jadi Motor Promosi Wisata dan Budaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:23 WITA

Kemarau Diprediksi Lebih Panjang, Pemkab Banjar Siagakan Tiga Posko Karhutla dan Fokus Awasi Enam Kecamatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:52 WITA

BPKP Kalsel Beri Catatan EVRAN APBD 2026, Pemkab Banjar Diminta Perkuat Perencanaan

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:20 WITA

Banjar Percepat Revisi RTRW Demi Lindungi Lahan Pangan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:24 WITA

Heboh Dugaan Pungli Beras Bantuan di Pemurus, DPMD Banjar Turun Tangan Panggil Pembakal

Berita Terbaru

Advetorial

Bupati Tanah Bumbu Larang ASN Flexing dan Live Streaming

Kamis, 9 Jul 2026 - 18:51 WITA