Diduga dilarang Bawa Anak, Pria di Astambul Nekat Tusuk Suami Mantan Istri

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 10:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penusukan. Foto : Istimewa

Ilustrasi penusukan. Foto : Istimewa

Martapura, matarakyat.co.id – AS(28), warga Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, menjadi korban penganiayaan setelah ditusuk oleh mantan suami dari istrinya.

Kejadian memilukan ini terjadi pada Jumat (14/3/2025), sekitar pukul 19.00 Wita di rumah korban sendiri.

Hal tersebut terungkap, saat Polres Banjar gelar press conference di Aula SAR Mapolres Banjar, Rabu (7/5/2025).

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Upaya Penjualan Motor Curian, Pemuda Martapura Diciduk di Banjarbaru

“Pelaku, BH (34) menusuk tubuh bagian punggung korban dengan menggunakan senjata tajam jenis badik sebanyak 1 kali hingga menyebabkan luka,” ujar Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli.

Akibat tusukan tersebut, kata Kapolres korban mengalami luka pada bagian punggung dan langsung mendapatkan perawatan medis.

“Berdasarkan penyelidikan Unit Reserse Kriminal Polsek Astambul, motif pelaku diduga karena emosi setelah dilarang membawa anak kandungnya dari pernikahan sebelumnya dengan sang istri, yang kini telah menikah dengan korban.

Baca Juga :  Bawa Piagam Penghargaan Peringkat 1 Nasional Penurunan Stunting, Kades Desa Awang Bangkal Barat Disambut Meriah Puluhan Warga

“Tersangka diketahui merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan pada tahun 2012,” jelasnya.

Lanjut Kapolres, tersangka dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal dua tahun delapan bulan.

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Masih Berproses, Polres Banjar Kedepankan Mediasi
Polres Banjar Musnahkan 202,2 Gram Sabu dari 11 Kasus Narkoba, Libatkan Tersangka Saat Pemusnahan
Sesosok Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Penggalaman, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Polres Banjar Ungkap 46 Kasus Narkoba saat Ops Antik Intan 2026, 54 Orang Ditangkap
Sat Resnarkoba Polres Banjar Raih Peringkat Pertama Pengungkapan Kasus Narkoba di Polda Kalsel
Pelaku Pembacokan di Sungai Pinang Diduga Positif Narkoba, Polisi Dalami Motif
Polisi Ancam Tindak Tegas Oknum SPBU dan Preman Pengatur BBM

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WITA

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Masih Berproses, Polres Banjar Kedepankan Mediasi

Senin, 8 Juni 2026 - 13:43 WITA

Polres Banjar Musnahkan 202,2 Gram Sabu dari 11 Kasus Narkoba, Libatkan Tersangka Saat Pemusnahan

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:37 WITA

Sesosok Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Penggalaman, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:20 WITA

Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:57 WITA

Polres Banjar Ungkap 46 Kasus Narkoba saat Ops Antik Intan 2026, 54 Orang Ditangkap

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:39 WITA

Sat Resnarkoba Polres Banjar Raih Peringkat Pertama Pengungkapan Kasus Narkoba di Polda Kalsel

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:19 WITA

Pelaku Pembacokan di Sungai Pinang Diduga Positif Narkoba, Polisi Dalami Motif

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:39 WITA

Polisi Ancam Tindak Tegas Oknum SPBU dan Preman Pengatur BBM

Berita Terbaru

oplus_0

Nasional

Di Bawah Lampu Tathya, Jual Beli Asa Bernama Voli

Kamis, 25 Jun 2026 - 08:11 WITA