Diduga Dikeroyok Sekelompok Orang, Dua Anak di Martapura Alami Luka dan Trauma

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 18:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

Martapura, matarakyat.co.id – Dua remaja berinisial RDN (16) dan JNR (14) diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal di kawasan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Kedua korban, yang masih di bawah umur, resmi melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Banjar pada Selasa malam (4/11/2025).

Dengan didampingi orang tua serta penasihat hukum dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Martapura Banjarbaru.

Penasihat hukum PBH Peradi, Kisworo, mengatakan pendampingan dilakukan karena kedua korban mengalami kekerasan fisik, dan ancaman dari sekelompok orang yang jumlahnya cukup banyak.

“Hari ini kami mendampingi dua anak korban pengeroyokan. Karena menyangkut perlindungan anak, kami resmi melaporkannya ke Polres Banjar agar segera ditindaklanjuti,” ujar Kisworo.

Menurut keterangan korban yang disampaikan kepada pihak PBH, jumlah pelaku sekitar sepuluh orang.

“Dari keterangan korban, mereka dikeroyok oleh sekitar sepuluh orang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tepis Aduan Warga, Pembakal Lawiran Klarifikasi Soal Bansos dan Biaya Angkutan

Kisworo menegaskan, pihaknya akan terus mengawal proses hukum agar penyelidikan berjalan profesional dan transparan.

“Siapapun yang terlibat, baik warga sipil maupun oknum aparat, harus diproses sesuai hukum. Bila penyidikan tidak berjalan sebagaimana mestinya, kami akan minta evaluasi terhadap pimpinan kepolisian setempat,” tegasnya.

Peristiwa dugaan pengeroyokan itu terjadi pada Senin malam (3/11/2025) sekitar pukul 22.30 WITA.

Saat itu, kedua korban tengah pulang mencari makan menggunakan sepeda motor.

Di Jalan Permata 2, Binco Muara, mereka dihentikan sekelompok orang di tikungan jalan.

Merasa takut, korban sempat mencoba melanjutkan perjalanan. Namun, para pelaku langsung menendang motor hingga keduanya terjatuh, lalu memukul dan menyeret korban.

“Korban mengalami trauma mendalam. Lokasinya hanya sekitar satu kilometer dari rumah mereka. Ini sangat mengkhawatirkan bagi keamanan anak-anak,” tutur Kisworo.

Ayah salah satu korban, Anang Syahrani mengaku syok melihat kondisi anaknya yang penuh luka.

Baca Juga :  Mayat Pria Ditemukan di Pintu Aliran Air Sungai Tuan Ulu, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi

“Anak saya tidak pernah berbuat macam-macam. Tapi kenapa diperlakukan seperti itu? Saya benar-benar bingung harus mengadu ke siapa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada PBH Peradi Martapura Banjarbaru yang telah membantu proses hukum.

“Alhamdulillah ada PBH yang membantu kami. Saya hanya ingin pelaku ditindak dan keadilan ditegakkan,” harapnya.

Menurut Kisworo, kasus ini mengandung unsur tindak pidana kekerasan dan pengeroyokan sebagaimana diatur dalam KUHP, serta pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak, termasuk Pasal 80 dan 82 terkait kekerasan terhadap anak.

“Anak adalah generasi penerus bangsa. Negara wajib hadir untuk melindungi mereka. Kami berharap Polres Banjar bisa menangani kasus ini dengan serius dan terbuka,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Banjar belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut.

Berita Terkait

Tirawan Cs Kembali Duduk di Kursi Terdakwa, Dugaan Surat Tanah Palsu Mulai Dibuktikan
Geger! Dugaan Perselingkuhan Oknum ASN Kejari Banjar Viral hingga Dibahas Denny Sumargo
Nobar Piala Dunia, Polres Banjar Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Tim Diver Jhonlin Grup Berhasil Temukan Korban Tenggelam yang Tertimbun Lumpur di Dasar Galian
Teriakan Minta Tolong Berakhir Sunyi, Bocah Hilang Tenggelam di Waduk Desa Barokah Tanah Bumbu
Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti
Santriwati 19 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Jalanan Martapura, Keluarga Minta Pelaku Ditangkap
Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:11 WITA

Tirawan Cs Kembali Duduk di Kursi Terdakwa, Dugaan Surat Tanah Palsu Mulai Dibuktikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:58 WITA

Geger! Dugaan Perselingkuhan Oknum ASN Kejari Banjar Viral hingga Dibahas Denny Sumargo

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:18 WITA

Nobar Piala Dunia, Polres Banjar Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:16 WITA

Tim Diver Jhonlin Grup Berhasil Temukan Korban Tenggelam yang Tertimbun Lumpur di Dasar Galian

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:14 WITA

Teriakan Minta Tolong Berakhir Sunyi, Bocah Hilang Tenggelam di Waduk Desa Barokah Tanah Bumbu

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:04 WITA

Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:40 WITA

Santriwati 19 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Jalanan Martapura, Keluarga Minta Pelaku Ditangkap

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:20 WITA

Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Berita Terbaru

Advetorial

Bupati Tanah Bumbu Larang ASN Flexing dan Live Streaming

Kamis, 9 Jul 2026 - 18:51 WITA