Api Kepung Lahan Pertanian Tungkaran, TMI Banjar Turun Langsung

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengancam wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Kali ini, kobaran api melanda kawasan Tungkaran, Kecamatan Martapura, dan tidak hanya membakar semak belukar, tetapi juga mengancam lahan pertanian yang masih produktif.

Tim Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Banjar bersama unsur terkait turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi kebakaran sekaligus membantu upaya penanggulangan.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Banjar, Helda Rina, mengaku prihatin karena api turut mengancam lahan persawahan yang tanaman padinya belum memasuki masa panen.

“Padahal pertanian masih produktif, masih belum panen, sudah mulai menguning padinya. Jadi itu hal yang sangat kami prihatin,” ujar Helda Rina, Rabu (26/8/2026).

Menurut Helda, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena kebakaran tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi petani apabila tanaman yang sudah mendekati masa panen ikut terbakar.

Ia menyebut pemerintah daerah bersama BPBD dan pemadam kebakaran telah berupaya keras melakukan pemadaman terhadap titik-titik api di kawasan tersebut.

Petugas Berpacu dengan Api

Kepala BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan berdasarkan asesmen awal, luas lahan yang terbakar di kawasan Tungkaran diperkirakan mencapai sekitar lima hektare.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Upaya Penjualan Motor Curian, Pemuda Martapura Diciduk di Banjarbaru

Sebagian lahan yang terdampak merupakan area persawahan, sementara sebagian lainnya berupa semak belukar atau vegetasi kering yang mudah terbakar.

“Untuk di Tungkaran kurang lebih lima hektare lahan. Ada sebagian lahan persawahan dan juga semak belukar yang terbakar,” kata Wasis.

Wasis menjelaskan, proses pemadaman telah dilakukan sejak pagi. Petugas terlebih dahulu memprioritaskan penyekatan api di wilayah yang berdekatan dengan permukiman warga.

“Mulai tadi pagi kami sudah melakukan upaya-upaya pemadaman, khususnya kami sekat dulu yang dekat permukiman, baru kami masuk ke dalam,” ujarnya.

Empat Titik Jadi Perhatian

Selain Tungkaran, BPBD Kabupaten Banjar juga memantau sejumlah wilayah lain yang terindikasi mengalami kebakaran.

Wasis menyebut sedikitnya empat titik menjadi perhatian petugas, yakni kawasan Tungkaran, Melayu, Gambut.

Penanganan di lapangan tidak selalu berjalan mudah. Petugas menghadapi kendala keterbatasan sumber air serta akses jalan menuju lokasi kebakaran.

“Kendalanya yang pertama adalah ketersediaan air, kemudian yang kedua akses jalan. Jadi sejauh yang bisa kami jangkau, pasti akan kami jangkau,” jelas Wasis.

Menurut dia, ketika titik api berada di lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat, BPBD akan menyiapkan opsi penanganan lain, termasuk mengusulkan dukungan water bombing.

Baca Juga :  Dunia Jurnalistik Berduka: Wartawati Muda Ditemukan Meninggal di Banjarbaru

Ancaman bagi Petani

Kebakaran lahan di Tungkaran menjadi perhatian karena sebagian area yang terdampak merupakan lahan pertanian produktif. Tanaman padi yang mulai menguning berada dalam kondisi rentan apabila api kembali meluas.

Helda Rina menegaskan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, BPBD, pemadam kebakaran dan berbagai unsur lainnya diperlukan untuk mempercepat penanganan karhutla.

“Kita tentunya berharap lahan pertanian yang masih produktif ini bisa diselamatkan dan kebakaran tidak semakin meluas,” kata Helda.

Data BPBD Kabupaten Banjar menunjukkan karhutla masih menjadi ancaman serius selama musim kemarau.

Sebelumnya, BPBD juga mencatat sejumlah titik kebakaran tersebar di wilayah Kabupaten Banjar, termasuk kawasan Tungkaran.

Secara regional, BPBD Kalimantan Selatan mencatat hingga 25 Agustus 2026 terdapat 1.903 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak mencapai 9.088,75 hektare.

Kabupaten Banjar menjadi salah satu wilayah dengan angka kejadian tertinggi, yakni 388 kejadian dengan luas lahan terdampak 2.037,72 hektare.

Kondisi tersebut membuat upaya pencegahan dan pemadaman dini menjadi semakin penting, terutama untuk mencegah api menjalar ke permukiman maupun lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Berita Terkait

Tirawan Cs Kembali Duduk di Kursi Terdakwa, Dugaan Surat Tanah Palsu Mulai Dibuktikan
Geger! Dugaan Perselingkuhan Oknum ASN Kejari Banjar Viral hingga Dibahas Denny Sumargo
Tim Diver Jhonlin Grup Berhasil Temukan Korban Tenggelam yang Tertimbun Lumpur di Dasar Galian
Teriakan Minta Tolong Berakhir Sunyi, Bocah Hilang Tenggelam di Waduk Desa Barokah Tanah Bumbu
Santriwati 19 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Jalanan Martapura, Keluarga Minta Pelaku Ditangkap
Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Mayat Pria Ditemukan di Pintu Aliran Air Sungai Tuan Ulu, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi
Wanita Ditemukan Meninggal di Gambut, Diduga Tersengat Kabel Listrik

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:03 WITA

Api Kepung Lahan Pertanian Tungkaran, TMI Banjar Turun Langsung

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:11 WITA

Tirawan Cs Kembali Duduk di Kursi Terdakwa, Dugaan Surat Tanah Palsu Mulai Dibuktikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:58 WITA

Geger! Dugaan Perselingkuhan Oknum ASN Kejari Banjar Viral hingga Dibahas Denny Sumargo

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:16 WITA

Tim Diver Jhonlin Grup Berhasil Temukan Korban Tenggelam yang Tertimbun Lumpur di Dasar Galian

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:14 WITA

Teriakan Minta Tolong Berakhir Sunyi, Bocah Hilang Tenggelam di Waduk Desa Barokah Tanah Bumbu

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:40 WITA

Santriwati 19 Tahun Jadi Korban Pelecehan di Jalanan Martapura, Keluarga Minta Pelaku Ditangkap

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:20 WITA

Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:02 WITA

Mayat Pria Ditemukan di Pintu Aliran Air Sungai Tuan Ulu, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru

Advetorial

DPRD Tanbu Rayakan Hari Jadi ke 22

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:19 WITA

Polres Banjarbaru

Polres Banjarbaru Dalami Penyebab Karhutla di Akses Bandara Syamsudin Noor

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:43 WITA

Peristiwa

Api Kepung Lahan Pertanian Tungkaran, TMI Banjar Turun Langsung

Rabu, 26 Agu 2026 - 21:03 WITA