SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus mendorong kesadaran masyarakat dalam mengurus dan melengkapi dokumen administrasi kependudukan.

Salah satu upaya yang dilakukan ialah melalui inovasi SAPPA BANJAR, yang merupakan singkatan dari Sosialisasi, Edukasi, dan Peningkatan Pemahaman Administrasi Kependudukan Warga Banjar.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Banjar, Hayatun Nupus, SSTP., M.M., mengatakan inovasi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya administrasi kependudukan.

“Tujuan inovasi ini memang untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang administrasi kependudukan,” ujar Hayatun Nupus.

Menurutnya, meningkatnya pemahaman masyarakat diharapkan berdampak terhadap semakin tertibnya kepemilikan dokumen kependudukan. Masyarakat diharapkan mengetahui berbagai dokumen yang harus dimiliki serta memahami tata cara pengurusannya.

“Jadi, tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga kepemilikan dokumen kependudukan bisa semakin meningkat. Misalnya, masyarakat semakin memahami bagaimana mengurus akta kelahiran, akta kematian, kartu keluarga, KTP, dan dokumen lainnya,” jelasnya.

Sosialisasi Menyasar Kecamatan hingga Desa

Hayatun menjelaskan, SAPPA BANJAR dilaksanakan melalui sejumlah metode. Salah satunya dengan sosialisasi secara langsung di tingkat kecamatan.

Baca Juga :  14.235 Rekam Medis Kedaluwarsa Dimusnahkan, RSUD Ratu Zalecha Perkuat Tata Kelola Arsip

Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil melibatkan berbagai unsur yang memiliki keterkaitan langsung dengan pelayanan dan kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat.

Peserta sosialisasi antara lain berasal dari pemerintah desa, puskesmas, Kantor Urusan Agama (KUA), PKK, sekolah, serta unsur pendidikan di wilayah kecamatan. Aparatur desa dan aparatur kecamatan juga turut dilibatkan.

Selain di tingkat kecamatan, sosialisasi juga dilaksanakan secara langsung di desa-desa.

“Kalau di desa, kami mengundang seluruh tokoh masyarakat, aparatur desa, kemudian PKK desa. Jadi, pendekatannya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di desa,” katanya.

Menurut Hayatun, pelibatan berbagai unsur masyarakat tersebut penting agar informasi mengenai administrasi kependudukan dapat diteruskan kepada masyarakat secara lebih luas.

Manfaatkan Media Sosial

Tidak hanya melalui pertemuan tatap muka, Disdukcapil Kabupaten Banjar juga memanfaatkan media digital untuk menyosialisasikan informasi administrasi kependudukan.

Informasi mengenai pelayanan dan administrasi kependudukan disampaikan melalui situs resmi Disdukcapil serta berbagai platform media sosial, seperti Instagram dan Facebook.

Dengan memanfaatkan media sosial, masyarakat dapat memperoleh informasi tanpa harus selalu mengikuti sosialisasi secara langsung.

Baca Juga :  Penapakan Perdana Cap Tanda Tera 2025 Dimulai

Hayatun menyebut inovasi SAPPA BANJAR mulai dilaksanakan pada 2025 dan hingga kini masih terus berlanjut.

“Inovasi ini dimulai pada tahun 2025 dan sampai sekarang masih berlanjut,” ujarnya.

Puluhan Kali Sosialisasi Langsung

Dalam pelaksanaannya, SAPPA BANJAR telah menjangkau masyarakat melalui sosialisasi langsung di tingkat kecamatan dan desa.

Hayatun menyebut, sepanjang 2025, kegiatan sosialisasi secara langsung telah dilaksanakan sebanyak 15 kali.

Sementara pada 2026, hingga saat ini telah dilakukan sekitar 14 kali kegiatan sosialisasi secara langsung.

“Untuk tahun 2025, sosialisasi secara langsung ke desa dan kecamatan sudah sebanyak 15 kali. Kemudian pada 2026 ini sekitar 14 kali,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Disdukcapil Kabupaten Banjar akan terus melanjutkan inovasi tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi administrasi kependudukan masyarakat.

Melalui SAPPA BANJAR, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya dokumen kependudukan serta lebih aktif mengurus dokumen sesuai dengan peristiwa kependudukan yang dialami.

Dengan demikian, kesadaran masyarakat terhadap administrasi kependudukan di Kabupaten Banjar diharapkan terus meningkat dan berdampak pada semakin tertibnya data serta dokumen kependudukan.

Berita Terkait

Inovasi LAPOR DATU Disdukcapil Banjar, Permudah Pelaporan Kematian hingga Penerbitan Akta
Disdukcapil Banjar Jemput Bola Lewat Pelita Desa, Akta Kelahiran Langsung Jadi di Tempat
Tujuh Rumah Terbakar di Gambut, 19 Warga Kehilangan Tempat Tinggal dalam Semalam
Martapura Timur Sabet Juara Umum MTQ XLIX Kabupaten Banjar 2026, Raih 220 Poin dan Hadiah Rp25 Juta
Pemkab Banjar Selidiki Dugaan Pungutan di Area Bermain Taman CBS, Pengawasan Diperketat
Panen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Perkuat Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan
DPRD Banjar Mulai Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp2,29 Triliun
Bekali Calon Paskibraka, Sekda Banjar Tekankan Integritas dan Jiwa Nasionalisme

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Inovasi LAPOR DATU Disdukcapil Banjar, Permudah Pelaporan Kematian hingga Penerbitan Akta

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Disdukcapil Banjar Jemput Bola Lewat Pelita Desa, Akta Kelahiran Langsung Jadi di Tempat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:53 WITA

SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WITA

Tujuh Rumah Terbakar di Gambut, 19 Warga Kehilangan Tempat Tinggal dalam Semalam

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Martapura Timur Sabet Juara Umum MTQ XLIX Kabupaten Banjar 2026, Raih 220 Poin dan Hadiah Rp25 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:46 WITA

Pemkab Banjar Selidiki Dugaan Pungutan di Area Bermain Taman CBS, Pengawasan Diperketat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:43 WITA

Panen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Perkuat Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:53 WITA

DPRD Banjar Mulai Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp2,29 Triliun

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:53 WITA