Martapura,matarakyat.co.id – Dugaan insiden adu fisik yang melibatkan dua pejabat aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar menjadi perbincangan di kalangan birokrasi, Rabu (8/7/2026).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut diduga melibatkan seorang kepala dinas berinisial IJ dan seorang kepala bidang berinisial AY.
Insiden itu disebut terjadi usai pelaksanaan apel di halaman kantor pada Senin (6/7/2026).
Dari informasi yang beredar, keduanya diduga terlibat cekcok yang berujung pada kontak fisik. Bahkan, salah satu pejabat disebut diduga melakukan pemukulan terhadap atasannya.
Menanggapi kabar tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, membenarkan adanya persoalan internal yang terjadi di lingkungan organisasi.
Namun, ia menegaskan permasalahan tersebut masih ditangani melalui mekanisme mediasi.
“Ada sedikit gesekan di internal yang sebenarnya bisa diselesaikan melalui diskusi, rapat, maupun arahan,” ujar Yudi saat dikonfirmasi.
Menurutnya, apabila hasil pemeriksaan nantinya menunjukkan adanya pelanggaran disiplin, termasuk dugaan tindakan kekerasan, Pemerintah Kabupaten Banjar akan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kalau memang mengarah pada tindakan yang melanggar disiplin, termasuk dugaan kekerasan, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Terkait kemungkinan adanya laporan ke pihak kepolisian, Yudi mengaku hingga saat ini belum menerima informasi mengenai hal tersebut. Ia juga menyebut kronologi lengkap kejadian masih didalami.
“Sepengetahuan saya belum ada laporan ke kepolisian. Yang jelas, informasi itu sudah kami terima dan saat ini kedua belah pihak sedang menjalani proses mediasi,” katanya.
Hingga berita ini dipublikasikan, kedua pejabat yang disebut dalam informasi tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan insiden tersebut.






