Babeh Aldo Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kalsel

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Kalimantan Selatan, Babeh Aldo, menyoroti kelangkaan Bio Solar yang kembali terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.

Aktivis Kalimantan Selatan, Babeh Aldo, menyoroti kelangkaan Bio Solar yang kembali terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.

Banjarbaru, matarakyat.co.id – Aktivis Kalimantan Selatan, Babeh Aldo, menyoroti kelangkaan Bio Solar yang kembali terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.

Ia menduga kondisi tersebut dipicu praktik penimbunan dan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk kepentingan industri.

Dalam aksi bersama para sopir logistik di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Rabu (13/5/2026), Babeh Aldo mendesak aparat kepolisian mengusut dugaan praktik mafia solar yang dinilai merugikan masyarakat kecil, khususnya para sopir angkutan barang.

Menurut Babeh Aldo, apabila distribusi berjalan sesuai aturan, pasokan solar subsidi seharusnya mencukupi kebutuhan masyarakat.

Namun, ia menduga adanya penyimpangan distribusi akibat selisih harga antara solar subsidi dan solar industri.

“Kalau distribusinya berjalan normal, sebenarnya stok solar cukup. Namun, diduga ada permainan sehingga sebagian solar dialihkan ke sektor industri,” ujar Babeh Aldo dalam orasinya.

Baca Juga :  Panen Raya di Beruntung Baru, Tani Merdeka Optimistis Banjar Kembali Jadi Sentra Padi Terbesar di Kalsel

Ia mengungkapkan, para sopir mengaku mengetahui sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi penimbunan Bio Solar, di antaranya di wilayah Banjarbaru dan Sungai Tabuk. Kondisi tersebut, kata dia, membuat sopir angkutan harus mengantre dalam waktu lama demi mendapatkan BBM subsidi.

“Yang paling merasakan dampaknya adalah para sopir. Mereka harus mengantre berhari-hari di SPBU hanya untuk mendapatkan solar,” katanya.

Babeh Aldo juga menilai kelangkaan solar subsidi berdampak langsung terhadap kenaikan biaya distribusi barang dan material. Akibatnya, harga kebutuhan pokok masyarakat ikut terdorong naik.

Ia menyebut, ketika sopir kesulitan memperoleh bahan bakar, biaya operasional angkutan otomatis meningkat dan berimbas pada harga barang di pasaran.

Baca Juga :  KONI Banjar Fokus Matangkan Persiapan Menuju Porprov 2025, Targetkan Tiga Besar

“Kalau sopir kesulitan mendapatkan solar, biaya angkut pasti naik. Dampaknya, harga barang di masyarakat juga ikut meningkat,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ia meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM subsidi.

“Kami berharap ada langkah nyata dari aparat penegak hukum. Jangan sampai masyarakat kecil terus menjadi korban, sementara ada pihak yang mengambil keuntungan,” tegasnya.

Sementara itu, para sopir yang mengikuti aksi berharap distribusi Bio Solar subsidi dapat kembali normal dan tepat sasaran agar aktivitas angkutan logistik tidak lagi terganggu.

Penulis : Wahyu

Editor : MR

Berita Terkait

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital
Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan
Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:14 WITA

75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terbaru

Pria di Gambut Diamankan Polisi Usai Ancam Warga Pakai Parang. Foto ( Resmob Banjar)

Polres Banjar

Tak Butuh Waktu Lama, Resmob Banjar Bekuk Pelaku Pengancaman di Gambut

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:29 WITA